Full width home advertisement

Jurnal Perjalanan

Opini

Post Page Advertisement [Top]


Pasangan capres nomer urut 10, Nurhadi-Aldo atau disingkat Dildo ini tampaknya berhasil mengambil hati masyarakat, terutama kalangan anak muda. Bukan tanpa sebab, strategi kampanye yang diusung Nurhadi-Aldo ini sangat segar dan tidak bikin panas.

Disaat pasangan capres dan cawapres lain menggunakan strategi panas seperti hoax dan adu domba, Nurhadi-Aldo menggunakan guyon sebagai strategi kampanyenya.

Tidak sampai satu bulan diluncurkan, kampanye yang di buat oleh tim sukses Nurhadi-Aldo berhasil membuat ratusan ribu warganet dengan sukarela mengikuti aktivitas kampanye paslon ini di beberapa sosial media seperti facebook, twitter, dan instagram

Kampanye yang di gembor-gemborkan oleh tim sukses Nurhadi-Aldo selain berupa lelucon juga bernada satire. Beberapa kampanyenya bahkan menjanjikan kebijakan-kebijakan negeri utopia, seperti semua petani akan diangkat jadi PNS, memberantas mafia sepak bola dengan membagikan bola satu-satu ke pemainnya, dll. Siapa orang waras yang tidak suka dengan kebijakan seperti itu? 

Sayangnya, pasangan ini hanyalah pasangan capres dan cawapres fiktif besutan beberapa anak muda kreatif yang menamakan diri mereka "Koalisi Indonesia Tronjal Tronjol Maha Asyik" atau kita singkat saja menjadi Kontolmas.


Nurhadi-Aldo, bapak pemersatu bangsa (dengan shitpost-nya) 

Maraknya kampanye hitam yang saling menjelekkan kedua kubu membuat masyarakat jadi terkotak-kotak. Yang dulu berteman, sekarang jadi musuh. Yang dulu bermusuhan sekarang jadi teman. Kampanye hitam ini menimbulkan kerusuhan dimana-mana, terutama di sosial media. 

Banyak sekali akun buzzer alias akun bodong yang sengaja mengadu domba dan menggiring opini masyarakat pada berita-berita yang belum tentu kebenarannya. Akibatnya adalah dunia sosial media yang dulunya penuh canda tawa sekarang jadi penuh umpatan, sindiran, dan debat kusir.

Baca juga: Jadilah Pengangguran Yang Produktif!


Pada titik inilah Koalisi Kontolmas merasa muak dan perlu segera bertindak. Mereka mencari dan terus mencari sesosok pahlawan yang kiranya mampu meredam peperangan antara dua kubu raksasa politik negeri ini. Dari sabang sampai merauke mereka terus mencari sampai akhirnya Koalisi Kontolmas menemukan sosok yang sangat pas dijadikan panutan di era kampanye hitam sekarang ini, yaitu Nurhadi plus Aldo.

Nurhadi saat bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Strategi kampanye yang dipilih adalah dengan menggunakan shitpost. Shitposting adalah aktivitas online yang awalnya dikenal sebagai posting konten yang mengejutkan atau ofensif. Shitposting bisa juga dipakai untuk konten yang "tidak berfaedah". 

Tim sukses Dildo memilih menggunakan shitposting dikarenakan postingan jenis ini lebih mampu menyatukan dua kepala yang berbeda ketimbangan postingan yang terlampau serius. Mereka menyisipkan kritik terhadap pemerintah dan politisi namun dengan gaya ala stand up comedy sehingga orang tidak jadi marah saat melihat kritiknya. Semua orang suka lelucon.

Selain mengkritik pemerintah, isi kampanye pasangan Dildo ini juga berusaha untuk menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat supaya masyarakat Indonesia tidak gampang dipengaruhi oleh politisi yang membuat warga jadi terpecah belah dan saling bermusuhan.

"Ada banyak yang bisa kita kritik, ada pemerintah, politisi, dari pada berantem sesama rakyat. Karena tidak mengubah apa-apa kalau sesama rakyat saling berantem," kata dia.

Permusuhan antara rakyat itu, kata dia, terutama bisa diamati melalui media sosial.

"Kalau kita lihat di kolom komentar partai politik, pasti ada debat ini itu. Di kolom komentar Nurhadi-Aldo, tidak ada pertengkaran. Adem ayem, semua orang tertawa". Mengutip wawancara eksklusif dari tim bbc.com Indonesia dengan salah satu juru bicara Koalisi Kontolmas.


Pesan dari Aldo untuk keutuhan sebuah rumah tangga.
Siapakah Sebenarnya Nurhadi-Aldo?

Nurhadi-Aldo alias Dildo tidak sepenuhnya fiktif. Yang fiktif hanyalah peran capres dan cawapresnya saja, tapi orangnya beneran ada. Nurhadi adalah seorang tukang urut yang berasal dari Mejobo, Kabupaten Kudus dan dikenal di komunitas shitposting karena kebiasaannya mempromosikan jasa pijat, dan beraneka macam foto diri.


Nurhadi, sehari-hari bekerja sebagai tukang urut (foto: murianews/ Dian Utoro Aji)
Lalu siapakah Aldo, yang wajahnya selalu berdampingan dengan Nurhadi? Wajah Aldo adalah gabungan dari wajah seorang politikus dan seorang lain. Sosok Aldo berasal dari guyonan di komunitas shitpost. Jadi Aldo ini murni tokoh fiktif.

Tim Koalisi Kontolmas sebelumnya telah menghubungi Nurhadi untuk mendiskusikan kerjasama proyek Nurhadi-Aldo ini. Tim mengatakan bahwa gerakan ini mungkin nantinya bisa sedikit banyak membantu perekonomian pak Nurhadi. 

Caranya, Tim Sukses mengurus desain, promosi dan marketing sedangkan Nurhadi mengurus produksi dan pemesanan merchandise. Nantinya semua keuntungan dari penjualan merchandise akan masuk ke kantong Nurhadi. 

Tim Sukses Nurhadi-Aldo menyatakan tidak mengambil keuntungan finansial dari populernya akun ini. Sedangkan Nurhadi tidak ikut campur dalam program kampanye dan materi yang ada di akun-akun Nurhadi-Aldo.



Sepertinya untuk beberapa waktu kedepan, masyarakat akan sedikit terhibur dengan keberadaan kampanye damai dari pasangan Dildo ini dengan pesan-pesan perdamaian serta kritikan kepada pemerintah lewat guyonan dan banyolannya.

Guyonan Nurhadi-Aldo ditengah maraknya kampanye hitam politik indonesia ibarat segelas Es cendol ditengah panasnya siang ibukota.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

6 komentar:

  1. aku juga suka banget nih kata2nya terutama yang bilang senyum itu juga ibadah , eh si nurhadinya pakai cadar, hiiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha iya, presiden utopia idaman pokoknya bu

      Hapus
  2. Wah baru tahu ini toh yang teman-teman di sebuah ributkan (mereka obrolin DILDO) wkwkwk. Unik ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa, pertama saya juga heran ini apa apaan kok ada pejabat yang vulgar banget, eh taunya cuman guyonan, haha

      Hapus
  3. Ternyata ini toh orang aslinya, saya pikir apaan, hahaha... Tapi kocak sih, secara menjelang pilpres, timeline sosmed dipenuhi dengan berita politik yang membuat panas kedua kubu, yakni cebong dan kampret. Jadi ya buat hiburan dikit. Banyak juga gak apa-apa.

    Semoga saja ada manfaat positif bagi mas Nurhadi dan team KontolMas, biar semakin jaya dan kreatif. Nice sharing mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. yap sekarang dildo semakin mengudara di jagat media tanah air

      Hapus

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib