Kasus Sampah Kali Krukut, Pentingnya Pendidikan Sadar Lingkungan


Bagaimana perasaanmu saat melihat foto diatas? Mungkin kamu akan merasa miris. Disaat kita berusaha membuat lingkungan menjadi lebih baik, segelintir orang justru mau merusaknya.

Menuju Pedalaman Sumatera Selatan - Bermula di Muara Dua


"Ke pedalaman Sumatera!? Memangnya mau ngapain? Nanti diterkam macan loh! " Tanya eyang dengan polosnya saat saya menelepon beliau di boarding room bandara Adisoetjipto sambil menunggu pesawat langganan yang tak kunjung datang.

Pesan Dibalik Sajadah Yang Terbawa Angin


Tadi sewaktu solat jumat, saya mendapatkan sebuah pelajaran berharga dibalik kaburnya sajadah saya yang terbawa angin.

Jadi begini...

Masjid di dekat rumah saya itu kan kecil. Selain kecil, masjid ini juga tidak punya pelataran, langsung berbatasan dengan jalan. Hampir setiap kali sholat jumat pasti jamaah meluber sampai ke jalan aspal di depannya.

Terbatasnya alas karpet yang disediakan oleh pengurus masjid membuat jamaah yang datang terlambat mau tidak mau harus sholat hanya beralaskan terpal saja. Tapi ya alhamdulilah sih daripada sholat beralaskan aspal panas nan menggelora.

Karena sudah hafal, anggota jamaah 'mangkat keri, bali gasik' alias jamaah minal akhiri wal telatiyah pasti akan membawa sajadah sendiri dari rumah, sebagai antisipasi kalau-kalau tidak kebagian karpet. Termasuk saya.

Sesampainya di masjid, benar saja, semua karpet di jalan sudah terisi penuh. Untungnya saya bawa sajadah sendiri. Langsung saya gelar sajadah di atas terpal, berderet dengan jamaah telatiyah lainnya.

Sajadah yang saya bawa itu merupakan sajadah favorit yang cukup tipis, mungkin setipis kertas. Biasa saya bawa kemana-mana kalau traveling.

Iqomah pun berkumandang, jamaah merapatkan barisan. Disebelah kanan saya berdiri seorang mas mas yang tidak membawa sajadah.

Langsung terbesit di pikiran saya untuk membagi sajadah saya dengannya namun urung saya lakukan karena, pertama sajadah itu belum dicuci selama berabad abad. Kedua, baunya kurang menyenangkan. Ketiga, lebih tipis daripada terpalnya. Sehingga daripada masnya ilfeel lebih baik tidak saya bagikan.

Nah, baru saja rakaat pertama dimulai, ketika imam membaca al-Fatihah, datang angin yang cukup besar dari arah kiri. Anginnya membuat bagian atas sajadah saya kabur, melipatnya tepat ke arah alas sujud mas-mas disebelah saya.

'Waduh!' kejut saya dalam hati, tak lagi fokus mendengarkan lantunan al-Fatihah dari imam. Ingin rasanya untuk segera membetulkan posisi sajadah itu, tapi kok kayaknya nggak sopan sama Allah. Akhirnya saya biarkan saja.

Posisi sajadah yang seharusnya menjadi alas sujud saya akhirnya selama prosesi sholat jumat tadi berubah menjadi alas sujud untuk mas-mas disebelah saya.

Jangan-jangan masnya itu punya ilmu kanuragan? ataukan masnya itu adalah pengendali angin seperti di film avatar? Hemm...
Baca Juga:
Karena kita tahu, Allah biasanya memberi insight kepada hambaNya lewat sebuah kejadian.

Hikmahnya, mungkin tadi saya tidak mau berbagi sajadah dengan masnya sehingga Allah memberi pelajaran agar saya lebih sering berbagi dengan yang membutuhkan.

Memang benar sih dan itu tamparan keras untuk saya. Hikmah itu saya simpan dalam-dalam sebagai pelajaran saya dikemudian hari bahwa saya harus selalu berbagi, apapun kondisinya.

Tapi selain itu juga ada pikiran lain yang mengatakan, 'Eh, tapi kan kalau pun tadi saya berbagi sajadah, kencangnya angin dari arah kiri tetap akan mengaburkan sajadah tipis itu. Hasilnya tetap sama, yaitu saya tetap akan sholat jumat tanpa sajadah.'

Berbagi atau tidak, mungkin saat itu saya memang ditakdirkan untuk sholat tanpa sajadah.

Hal yang bisa merubah takdir saya itu hanyalah jika saya datang tidak terlambat. Tapi ini sudah merubah konteksnya, menghapus keterlibatan terpal, angin, dan masnya.

Seperti halnya takdir manusia, ada yang bisa dirubah, dan ada pula yang tak bisa dirubah.

Sajadah terbang itu seolah ingin memberi pesan bahwa selain saya harus lebih sering berbagi, semua yang terjadi di dunia ini juga sebenarnya sudah diatur untuk berjalan sesuai dengan skenarioNya.

"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." (Al-Hadiid 22).

...

Pembaca, ada yang punya hikmah lain dari cerita di atas? Komen yah.

Featured image: Flying carpet by Granger (fineartamerica.com)

Bolehkah Iri Dengan Kesuksesan Teman?



Kenapa kok kita iri kalau melihat orang lain, teman atau saudara kita bernasib lebih baik? Apa yang membuat kita iri? Bolehkah kita iri kepada mereka-mereka yang lebih sukses?

Potret Kehidupan Masyarakat Sumba - Sebuah Asa Ditengah Keterbatasan



Siang itu matahari bersinar sangat terik. Keringat mengucur deras bak air terjun. Saya berteduh di beranda sebuah rumah panggung yang terletak di tengah sabana padang rumput pulau Sumba. Tepatnya di daerah Wewewa Selatan, Sumba Barat Daya.

Kebenaran Sejarah Hutan Lali Jiwo di Gunung Arjuno Yang Jauh Dari Kata Mistis


Bagi yang sudah pernah mendaki gunung Arjuno pasti sudah tidak asing lagi dengan cerita mistis mengenai hutan yang bernama Lali Jiwo ini. 'Lali Jiwo' secara harfiah dalam bahasa Indonesia berarti 'lupa diri' atau 'lupa jiwa'.

Bolehkah Berdebat? Mengkaji Hukum Debat Dari Kacamata Agama


Debat sana debat sini, siapa pun di debat, sudah macam psikopat. Terus kepada siapa aku harus sambat? Islam dan Nasrani melarang debat karena tidak manfaat serta membuat rusuh umat. Sementara Hindu dan Buddha punya aturan ketat soal debat, juga menganjurkan untuk jangan berdebat dengan orang yang otaknya mampat.

Debat menjadi topik seru di awal tahun 2019 ini dikarenakan dua pasangan calon presiden Indonesia harus unjuk gigi menampilkan kepiawaian mereka dalam memimpin negara. Capres dan cawapres ini harus mampu mengambil hati rakyat supaya rakyat mau memilihnya pada saat pemilu.

Membaca Bahasa Tubuh - Cara Memahami Pikiran Orang Dari Perilakunya


"Kamu nggak peka! pokoknya kita putus!" itulah kalimat yang dilontarkan Juminten kepada Kuswanto saat mereka berdua berjalan di pinggir kebon tebu seusai pulang sekolah.

"Makanya kalau jadi orang tuh yang peka to, biar nggak gampang di putusin pacar." kataku kepada Kuswanto yang setelah kejadian kebon tebu tadi langsung ngacir ke rumahku untuk meminta petuah, dari seorang jomblo.

"Terus aku harus bagaimana dong mas?" balas Kuswanto dengan muka memelas.

"Ah, entar juga balikan lagi, tenang aja." jawabku sambil menepuk punggungnya biar dia tenang.

"Kalau sudah balikan, kamu harus lebih peka, kalau misal dia bilang 'nggak papa', sebenarnya itu ada apa-apanya. Makanya nih baca buku ini, jangan baca primbon mulu". Sambungku seraya melemparkan buku berjudul 'Understanding Body Language for Beginners'.

"Hah, kok bukunya bahasa inggrisan mas, kan Kus ngga bisa bahasa inggris" protes Kuswanto.

"Yee, makanya belajar yang rajin, masih SD aja belagu pacar-pacaran". Seketika hening.

... 

Bahasa tubuh adalah salah satu bentuk komunikasi non-verbal yang secara sadar maupun tidak selalu menjadi bagian dari komunikasi kita sehari-hari.

Membaca bahasa tubuh yang tampak pada orang lain dapat membantu kita untuk memahami apa yang sebenarnya ada dipikirannya.

Sudah jadi sifat umum manusia bahwa kadang-kadang apa yang kita ucapkan berlawanan dengan keinginan yang sebenarnya. Seperti misteri kata 'gapapa' seorang cewek kepada cowoknya. Kalau si cowok ini tidak peka, habis sudah riwayatnya.

Contoh lainnya adalah kata 'terserah' saat mengajak makan cewek kadang membuat si cowok dipaksa menjadi paranormal yang diharuskan menebak apa keinginan cewek tersebut, padahal belum tentu cewek tersebut mau diajak makan di warteg.

Baca juga: Bolehkah Iri Dengan Kesuksesan Teman?

Bahasa tubuh setidaknya menempati 50-70% dari seluruh porsi komunikasi yang kita lakukan, sisanya adalah komunikasi verbal.

Dalam ilmu Behavioral Psychology, Mengetahui gerak mata, gerak tangan, sikap badan, dan lainnya saat berbicara dengan seseorang akan membuat kita bisa memanipulasinya memahami pikiran sebenarnya dari lawan bicara sehingga kita bisa menerapkan tindakan yang tepat.

Ilmu bahasa tubuh ini sangat bermanfaat pada kehidupan kita sehari-hari, terutama untuk yang pekerjaannya banyak berhubungan dengan orang lain. Seperti sales marketing, guru, wartawan, customer service, public relation, dan lain sebagainya.

Ekspresi Muka

Ekspresi muka merupakan bahasa tubuh yang paling mudah untuk di artikan. 

Ekspresi wajah seseorang adalah bahasa tubuh yang paling mudah di ketahui maksudnya. Tersenyum umumnya menandakan seseorang sedang berbahagia, tapi kalau senyumnya menyeringai seperti di sinetron-sinetron, artinya orang itu sudah gila 😂.

Begitu juga dengan ekspresi lain seperti merengut yang menandakan sikap tidak setuju atau kecewa. Walaupun kekasihmu berkata 'gapapa', ekspresi mukanya bisa saja menandakan sebaliknya.

Ekspresi muka dari seseorang bahkan bisa membantu kita untuk mengetahui apakah orang tersebut berbohong atau tidak. Ada sebuah studi yang menyatakan ketika seseorang berbicara sambil menaikkan alis ditambah dengan sedikit senyuman maka orang tersebut merupakan orang yang bisa dipercaya. Menurut peneliti, ekspresi tersebut mewakili sikap keramahan dan percaya diri. Indonesia banget yah.

Bahkan ekspresi muka juga bisa menandakan tingkat kecerdasan seseorang. Orang yang mukanya selalu terlihat bahagia, biasanya lebih cerdas daripada orang yang mukanya selalu cemberut. Karena apa? karena orang yang cerdas tahu betul bagaimana caranya melakukan sesuatu yang mampu membuatnya bahagia.

Mengetahui maksud dari ekspresi muka seseorang adalah hal yang paling mudah untuk dilakukan dalam memahami bahasa tubuh seseorang. Tidak perlu pelajaran khusus, karena kita masing-masing pasti sudah mengerti maksud dari masing-masing ekspresi muka bukan?


Mata
Mata adalah jendela jiwa, didalamnya terdapat informasi mengenai apa yang ada di pikiran seseorang. 

Perkataan 'mata adalah jendela jiwa' bukanlah semata-mata sebuah kalimat bijak saja karena memang hal itu benar adanya.

Jiwa atau dalam hal ini pikiran seseorang bisa kita ketahui dengan mengamati mata lawan bicara kita. Itulah mengapa kita harus melihat mata seseorang ketika sedang berbicara dengannya.

Saat berbicara dengan seseorang, coba amati matanya. Amatilah gerakannya apakah matanya terfokus padamu atau sering mengalihkan pandangan, seberapa sering dia berkedip, atau apakah pupil matanya membesar ketika berbicara denganmu.

Saat mengamatinya, pusatkan perhatian kamu pada bagian berikut:

➤ Arah tatapan mata. Jika mata lawan bicara menatap ke arah matamu, itu artinya lawan bicaramu tertarik dan sedang memperhatikan dengan baik apa yang kamu omongkan.

Tapi jika pandangan mata lawan bicara tidak fokus atau sering melirik ke arah lain daripada menatap matamu, artinya dia tidak nyaman dengan obrolan yang berlangsung, atau bisa jadi dia ingin gantian ngomong.

Jadi kalau gebetan sudah lirik sana-sini saat mengobrol denganmu maka sudah saatnya kamu mengganti topik pembicaraan.

➤ Berkedip. Setiap orang pasti berkedip karena sudah dari sananya mata didesain untuk berkedip secara otomatis.

Perhatikanlah frekuensi kedipan mata lawan bicara, apakah masih wajar atau tidak. Orang yang tidak nyaman atau merasa tertekan akan mengedipkan matanya lebih cepat dari sewajarnya.

Sementara itu, kedipan mata yang jarang bisa menandakan bahwa seseorang sedang berusaha untuk mengendalikan pandangan matanya ke pada hal tertentu. 

➤ Ukuran pupil. Pupil adalah Bagian mata yang merupakan celah berbentuk lingkaran yang terletak di tengah iris. Pupil mata berfungsi untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke mata.

Namun, kondisi emosional seseorang juga dapat mempengaruhi perubahan ukuran pupil. Ketika seseorang merasa tertarik dengan sesuatu maka pupil matanya akan melebar. 

Mulut

Melipat atau mengerutkan mulut bisa merupakan sebuah ekspresi akan rasa tidak suka, tidak setuju, atau tidak percaya. 

Memperhatikan ekspresi dan gerakan mulut adalah hal yang perlu dilakukan saat mencoba membaca bahasa tubuh seseorang.

Coba sekarang kamu gigit bibir bagian bawahmu dan ingat-ingatlah pada saat emosi apa biasanya kamu menggigit bibir bagian bawah. Mengigit bibir bawah erat kaitannya dengan rasa khawatir, takut, dan merasa tidak aman.

Jika kamu sedang duduk di depan meja, cobalah untuk menutupi mulutumu dengan satu tangan dan ingat-ingat lagi, hal apa yang biasanya membuatmu menutupi mulut (selain menguap dan bersin yah).

Menutupi mulut dengan tangan bisa berarti bahwa seseorang sedang menutupi mulutnya yang cemberut karena rasa kecewa atau tidak setuju dengan sesuatu. Hal ini biasa terjadi secara tidak sadar. Biasanya kita akan sering melihat hal ini saat sedang meeting atau rapat.

Mulut yang tersenyum juga merupakan bahasa tubuh yang mudah dipahami. Selain sebagai ungkapan bahagia dan gembira, senyuman juga bisa digunakan untuk mengungkapkan rasa sinis dan sarkasme.

Perhatikan hal berikut ketika mencoba mengamati mulut seseorang.


➤ Mengerutkan mulut. Melipat atau mengerutkan mulut bisa merupakan sebuah ekspresi akan rasa tidak suka, tidak setuju, atau tidak percaya.

➤ Mengigit bibir. Merupakan tanda bahwa seseorang sedang khawatir, cemas, atau stress. Tapi dalam konteks lain, mengigit bibir bisa diartikan berbeda loh 😅.

➤ Menutupi mulut. Saat seseorang mencoba menutupi perasaan atau emosinya, biasanya mereka akan menutupi mulutnya untuk menutupi mulutnya yang sedang cemberut atau tersenyum.

➤ Posisi mulut naik atau turun. Perubahan pada posisi mulut bisa menjadi indikator perasaan seseorang. Seseorang dengan emosi positif seperti senang atau optimis biasanya akan sedikit menaikkan posisi mulutnya ke atas. Sementara emosi negatif seperti sedih dan tidak setuju akan menggeser posisi mulut agak ke bawah.


Tangan dan Kaki

Posisi tangan dan kaki pada seseorang bisa digunakan untuk mengetahui pikiran seseorang 

Tangan dan kaki memainkan peranan penting dalam bahasa tubuh. Gerakan seperti bersedekap dan menyilangkan kaki mempunyai artinya sendiri dalam psikologi. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat mengamati gerakan tangan dan kaki dalam bahasa tubuh adalah.

➤ Bersedekap atau menyilangkan tangan dapat berarti bahwa orang tersebut sedang dalam sikap bertahan / defensif, proteketif, dan menutup diri. Biasanya orang yang menyedekapkan tangan sedang tidak mau diajak bicara.

➤ Bertolak pinggang, kedua tangan berada di pinggang merupakan sebuiah indikasi bahwa seseorang merasa dirinya sedang memegang kendali, atau sebuah pose untuk menunjukan agresifitas. Pose ini juga biasa dilakukan oleh orang yang ingin berusaha menjadi percaya diri.

➤ Tangan di belakang, posisi istirahat di tempat ini bisa jadi mengindikasikan bahwa seseorang sedang merasa bosan, cemas, atau marah.

➤ Mengetukkan jari atau kaki dengan cepat adalah tanda bahwa seseorang sedang merasa bosan, tidak sabar, atau frustasi.

➤ Menyilangkan kaki hampir sama artinya dengan menyilangkan tangan. Seseorang yang menyilangkan kaki artinya sedang menutup diri dan membutuhka privasi.

Postur Tubuh 

Macam-macam postur tubuh saat duduk
 
Postur tubuh secara keseluruhan bisa memberi tanda kepada kita mengenai apa yang orang lain rasakan.

Contohnya jika seseorang duduk tegak saat mendengarmu berbicara artinya orang tersebut memperhatikan kamu dengan baik, dengan kata lain dia tertarik dengan obrolanmu.

Tapi jika lawan bicara posisi duduknya lemas dengan membungkukan badan ke depan atau belakang bisa jadi obrolanmu membosankan.

Selain itu postur tubuh juga dibagi menjadi dua yakni postur terbuka dan postur tertutup. Menutupi bagian tubuh yang vital merupakan naluri makhluk hidup ketika merasakan adanya ancaman.

Postur terbuka adalah ketika seseorang tidak menutupi bagian depan tubuh sama sekali baik dengan tangan maupun dengan benda lainnya yang dapat menutupi tubuh bagian depan.

Sementara postur tertutup adalah jika seseorang menutupi tubuh mereka supaya tidak ter-ekspos.

➤ Postur terbuka mengisyaratkan akan keramahan, keterbukaan, dan kemauan. Seseorang dengan postur terbuka akan mudah untuk diajak berbicara karena dia tidak menutup diri.

➤ Postur tertutup mengisyaratkan tidak percaya, permusuhan, ketidakramahan, dan kecemasan. Biasanya ketika kita berkenalan dengan orang baru mereka akan sedikitnya menutupi bagian depan tubuh mereka dengan tas, buku, atau bersedekap tangan.

Jarak Personal

Jarak personal dalam bahasa tubuh 

Dengan mengamati interaksi di tempat-tempat umum kita akan menyadari bahwa ada jarak tertentu bagi setiap kedekatan hubungan personal setiap orang. Semakin dekat jarak interaksi mereka maka semakin dekat juga hubungan personal mereka.

Kamu pasti pernah merasa agak gimana gitu saat ada seseorang yang tidak terlalu akrab dengan kita berinteraksi terlalu dekat. Kedekatan jarak personal ini bisa menjadi indikasi kita untuk mengetahui seberapa orang lain merasa dekat dengan kita atau dengan orang-orang yang sedang berinteraksi dengannya.

... 

Untuk mengerti bahasa tubuh memang tidak mudah, diperlukan latihan terus menerus.

Ada orang yang diberi kepekaan psikologis yang tajam sehingga dia sangat peka dengan apa yang dirasakan orang lain.

Ada pula orang yang kepekaannya tumpul, dia tidak bisa peka terhadap bahasa tubuh yang ditampilkan oleh orang lain sehingga menimbulkan situasi yang awkward ketika berinteraksi.

Tulisan ini hanyalah bagian paling dasarnya saja. Masih banyak sekali posisi dalam bahasa tubuh yang bisa di pelajari. 

Jika kita bisa mengetahui arti dari bahasa tubuh orang lain, maka akan sangat membantu kita dalam menjalin interaksi sosial dengan orang lain. Baik itu dalam hal percintaan seperti dek Kuswanto di atas, pertemanan, ataupun pekerjaan.

5 Hal Yang Bikin Kangen Naik Kereta Ekonomi Jaman Dulu

Semilir angin menerpa muka ketika saya duduk di antara sambungan gerbong kereta yang pintu keluarnya terbuka lebar. "crek..crek..crek" bunyi korek api berulang kali terdengar dari bapak-bapak di sebelah saya. Ditutupinya korek tersebut dengan tangan supaya tidak diterpa angin, lalu "fuuuh" kepulan asap keluar dari mulutnya yang dihiasi kumis tebal.

Sejarah Pulau Belakang Padang, Dari Bajak Laut Malaka Sampai Jadi Penawar Rindu



Pada kunjungan saya ke Pulau Belakang Padang beberapa waktu lalu (bisa dibaca disini), saya sangat penasaran dengan sejarah pulau kecil ini. Kenapa kok dinamakan Belakang Padang? apakah ada hubungannya dengan Suku Minang dan Kota Padang? dan kenapa juga ada julukan 'Pulau Penawar Rindu'?

Tidak banyak literatur sejarah yang menyinggung secara langsung mengenai asal-usul pulau Belakang Padang, sebuah pulau kecil di utara Pulau Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura. Sumber sejarah kebanyakan berasal dari cerita turun temurun dan mitos masyarakat setempat.

Penduduk pulau Belakang Padang ini sangat heterogen. Sebagian besar merupakan pendatang dari berbagai daerah di Indonesia yang didominasi oleh Suku Melayu, Jawa, dan Tionghoa yang tersebar pada lima kelurahan. Kelurahan tersebut adalah Kelurahan Sekanak Raya, Kelurahan Tanjung Sari, Kelurahan Pulau Terong, Kelurahan Pemping, Kelurahan Kasu, dan Kelurahan Pecong.

Belakang Padang Dulu Merupakan Pusatnya Pulau Batam

Peta Selat Malaka yang dibuat oleh Valentijn François pada tahun 1726.(arsip dari website Library of Congress, USA)

Untuk mengetahui sejarah pulau Belakang Padang, ada baiknya juga harus mengetahui sejarah Pulau Batam terlebih dahulu.

Pulau Batam dulunya bernama 'Pulau Batang', merupakan pulau kecil yang hanya dihuni oleh nelayan pada bagian pesisirnya. Nelayan-nelayan ini merupakan orang melayu yang pada masa itu lebih dikenal dengan sebutan 'Orang Selat' atau orang laut.

Orang selat ini selain berada di Pulau Batam juga tersebar di beberapa pulau lain seperti Pulau Bulan, Pulau Bintan, sampai ke pulau-pulau kecil disekitarnya. Diperkirakan merekalah suku asli Batam yang ber ras melayu. Orang selat ini menghuni pulau-pulau di Selat Malaka, termasuk Batam pertama kali pada 231 M.
Baca juga: Kondangan Nyambi Mantai di Pulau Bintan
Perlu dicatat bahwa secara historis Kecamatan Belakang Padang merupakan Ibu Kota Kecamatan Batam ketika masih berada dibawah Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Riau (Asisten Wedana).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 1983 tanggal 24 Desember 1983 Wilayah Kecamatan terpecah menjadi tiga bagian Kecamatan yaitu : Kecamatan Batam Barat, Kecamatan Batam Timur dan Kecamatan Belakang Padang sendiri.

Hal ini menunjukan bahwa sebelum tahun 1983, Kecamatan Belakang Padang merupakan pusat dari Pulau Batam. Selain itu letak kota-kota lama di Batam juga terpusat di daerah sebelah utara Pulau Batam. Sehingga, besar kemungkinan jika kita menyebut 'orang selat' dalam konteks sejarah maka hal itu merujuk pada orang-orang yang menempati pulau-pulau kecil di utara Batam seperti Pulau Belakang Padang.

Belakang Padang, Pulaunya Bajak Laut
Artikel tentang bajak laut Belakang Padang di Harian Kompas, rabu 4 november 1992 (Sumber foto: Robert Adhi Ksp) 

Dua Puluh lima tahun yang lalu, nama Bajak Laut Belakang Padang menjadi ancaman yang menakutkan bagi kapal-kapal yang melintas di selat Philip dan selat Singapura setiap harinya.

Sepanjang tahun 1991 berbagai kasus perompakan yang terjadi di wilayah perairan Polda Riau, tercatat 185 kali. Kemudian pada tahun 1992 sampai bulan Mei tercatat 63 kasus.

Berbagai media massa asing memuat berita-berita tentang kasus perompakan ini, dan hal ini tentu saja membuat citra buruk bagi Singapura dan Indonesia.

Lokasi Belakang Padang yang berada di dekat selat Singapura, selat Philip dan selat Malaka, besar kemungkinan juga pernah menjadi sarang bajak laut sejak jaman dahulu.

Menurut catatan sejarah , sejak dulu selat Malaka telah menjadi jalur perdagangan yang ramai. Ramainya selat ini sebagai jalur perdagangan membuatnya menjadi rawan akan perompakan karena kebanyakan kapal yang berlayar melewati selat Malaka membawa barang dagang yang nilainya tidak sedikit.

Menurut catatan sejarah dari China pada abad ke 14, seorang pengelana yang bernama Wang Dayuan dalam bukunya Daoyi Zhilue mendeskrpisikan keberadaan bajak laut dari Long Ya Men (Tumasek / Singapura) dan Lambri (Daerah di bagian Sumatera Utara) menyerang kapal dagang China dengan armadanya yang mencapai tiga ratus buah kapal kecil. 

Lukisan yang juga di buat oleh Valentijn François menggambarkan kondisi perairan di Selat Malaka pada abad 18.

Puncak dari pembajakan kapal adalah pada abad ke 18 sampai 19 seperti yang ditulis pada buku The Scents of Eden: A Narrative of The Spice Trade. Pada abad itu rempah-rempah menjadi komoditas yang paling mahal selain minyak paus. Selat Malaka menjadi jalur rempah yang sangat ramai dan membuatnya rawan perompakan.

Belanda yang menguasai Indonesia dan Inggris yang waktu itu menguasai Melayu dan Singapura membuat kesepakatan untuk memberantas bajak laut pada masing-masing daerah jajahannya. Hal ini menjadi pencetus dibuatnya perbatasan Malaysia dan Indonesia yang berlaku hingga saat ini.

Dengan melihat lokasi Pulau Belakang Padang yang berada tepat di depan Selat Singapura dan di ujung selatan Selat Malaka. Besar kemungkinan Pulau ini dulu pernah menjadi tempat persembunyian bajak laut dikarenakan lokasinya yang strategis berupa pulau-pulau kecil yang memudahkan perompak untuk lepas-tanam jangkar kapal mereka.

Asal-Usul Nama Belakang Padang

Sebuah kapal jung China yang tengah berlayar di perairan pulau Sambu pada jaman kolonial (foto koleksi tropenmuseum).

Ternyata Belakang Padang ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan kota Padang maupun suku Minang yang ada di Sumatera Barat. Menurut penuturan warga setempat yang diceritakan secara turun temurun, asal nama Belakang Padang bisa ditelusur dari zaman penjajahan Belanda.

Pada tahun 1897 Belanda mendirikan pangkalan minyak di Pulau Sambu, pulau yang terletak persis di sebelah timur pulau Belakang Padang. Pulau Sambu sebagai penghasil minyak bumi membuatnya menjadi pulau penting bagi Belanda.

Pangkalan minyak bumi ini menjadi magnet bagi banyak orang untuk berdatangan mengais rezeki di pulau Sambu, sehingga lama-lama pulau Sambu menjadi sebuah kota kecil yang ramai (sekarang pulau Sambu menjadi salah satu kota tua di Batam).

Saat itu Belanda memerintahkan pekerja, yang mayoritas warga pribumi untuk membuka lahan baru di sebuah pulau yang terletak di belakangnya pulau Sambu. Belanda ingin membuka dan meratakan lahan di pulau tersebut untuk dibuat sebuah padang atau lapangan luas. Kemungkinan untuk dijadikan pemukiman.

Maka berangkatlah para pekerja tersebut menyeberangi pulau di belakang pulau Sambu itu dan meratakan lahan disana untuk dibuat menjadi sebuah padang sehingga kini pulau tersebut diberi nama pulau Belakang Padang (atau padang lapangan di belakang pulau Sambu).

Pulau tersebut lama kelamaan banyak dimukimi oleh pekerja-pekerja yang ada di pangkalan minyak pulau Sambu. Pekerja dari Sambu inilah yang menjadi cikal bakal nenek moyang warga Pulau Belakang Padang.

Ada pula versi lain yang mengungkapkan bahwa dahulu kala, ada seorang Bugis bernama Daeng Demak. Beliau berlayar dan menemukan sebuah pulau tak berpenghuni. Pulau tersebut terdiri dari dataran yang datar dan luas (padang). Karena banyaknya tanah yang kosong di balik pepohonan yang rimbun, maka dinamakanlah pulau tersebut pulau Belakang Padang.

Kenapa Diberi Nama Pulau Penawar Rindu?

Ucapan selamat datang di Belakang Padang, Pulau Penawar Rindu. 

Masih menurut penuturan turun temurun dari warga lokal, konon katanya, nama 'penawar rindu' muncul dari kalangan para pendekar pantun yang sering datang dan pergi ke Belakang Padang.

Kita tahu bahwa pantun adalah salah satu seni favorit warga melayu. Apapun akan dijadikan pantun. Bisa dikatakan, bagi orang melayu, tiada hari tanpa berpantun.

Belakang Padang sebagai pulau yang berada di tengah-tengah Batam dan Temasek (Singapur) sering menjadi tempat persinggahan para pelaut. Para pendekar pantun membuat ungkapan 'penawar rindu'‎ ditujukan kepada orang yang pernah mengunjungi Belakang Padang dan kemudian kembali lagi kesana untuk mengobati rindunya akan teman, keluarga, ataupun gadis yang dicintainya.

Ungkapan yang terkenal dari pendekar pantun kala itu adalah, ”kalau engkau dah kene air Belakangpadang, engkau pasti nak datang lagi. Sebab pulau ini pulau penawar rindu".

Kisah Batu Berantai di Pulau Belakang Padang

Ada sebuah kisah dari negeri Temasek (Singapura) yang sedikit menyinggung pulau Belakang Padang ini.

Batu Berantai atau Batu Rantai adalah gugusan karang yang berada di perairan antara Pulau Belakang Padang dan Pulau Sambu yang juga berada di perbatasan dengan negeri jiran Singapura.

Kisah ini mengenai seorang anak kecil cerdas yang dapat menolong kerajaan Tumasik (Singapura) dan rakyatnya dari serangan ratusan ribu ikan Todak (swordfish) namun kebaikannya dibalas oleh sang Raja dengan mengikat dirinya dengan rantai besi, serta menenggelamkannya di sebuah pulau karang kecil yang letaknya tidak jauh dari Pulau Penawar Rindu, karena ada ketakutan dari sang Raja apabila anak tersebut akan merebut tahtanya.

Begitulah sekiranya sejarah pulau Belakang Padang yang bisa saya jabarkan sehingga jika teman-teman pembaca hendak berkunjung ke Belakang Padang setidaknya sedikit banyak sudah mengetahui asal-usul pulau Belakang Padang.
...

Sumber:
www.tropenmuseum.nl (Chinese Junk at Sambu Island)
www.loc.gov (Nieuwe kaart van het Eyland Sumatra)
arsipskpd.batam.go.id (Profil Kecamatan Belakang Padang)
www.idntimes.com (Pulau Penawar Rindu: Ragam Kisah dan Mitos “Rindu” yang Terobati)
disbud.kepriprov.go.id (Sejarah Batam)
asyiknyajadiwartawan.blogspot.com / Robert Adhi Ksp (Meliput Perompakan di Perairan Batam-Singapura)
www.batamxinwen.com (Imlek, Menir Belanda, dan Asal-Usul Pulau Belakang Padang)


Menikmati Birunya Air Laut Pantai Mirota Batam


Lanjutan dari Menghabiskan Malam Tahun Baru di Pantai Mirota

Sekitar jam tiga pagi saya tertidur beralaskan tikar di atas pasir Pantai Mirota. Baru saja tidur beberapa jam saya terbangun karena kaki saya berasa menyentuh air, eh ternyata air laut sudah naik ke pantai.

Matahari sudah menerangi Pantai Mirota dan memberi warna pada air laut yang tadinya hitam sekarang berubah jadi biru cerah. Mungkin tadi laut membangunkan saya untuk mengajak saya bersenang-senang dengannya.

Bersantai pakai hammock emang paling pas dilakukan di pantai. 

Mata masih mengantuk, sambil terhuyung-huyung saya menuju ke dapur camp, wah ternyata sudah ada yang berbaik hati membuatkan kopi satu ceret penuh. Sungguh nikmat mana lagi yang kau dustakan, minum kopi di pagi hari sambil memandang birunya air laut. beuh!
Baca juga: Pantai Paling Ujung di Deretan Pulau Batam Barelang
Pandangan saya teralihkan dengan laju kapal motor kecil yang perlahan-lahan mendekati bibir pantai dan tidak lama kemudian berlabuh. Pengemudi kapal yang seorang bapak-bapak paruh baya menghampiri kami.

"Mau naik kapal keliling laut dek? murah saja, murah" kata dia menawarkan jasanya kepada kami yang nyawanya masih setengah ini.

"Berapa pak?" seloroh salah satu teman saya.

"Seratus ribu dek, satu kapal, boleh isi sepuluh orang" jawabnya.

"kurang-kurangi lah pak, tak ada duit kita ini, tujuh puluh dapat lah" tawar temanku, ahli sekali dia kalau soal tawar menawar.

"oke lah, ayo naik. Sepuluh orang maksimal ya dek" jawab bapak itu dengan muka tersenyum lebar. Penglaris awal tahun.

Selesai membawa kami, bapak kapal tadi langsung dapat penumpang lagi. Semoga selalu laris pak. 

Kami bersepuluh naik kapal menyusuri bibir Pantai Mirota sampai ke pantai-pantai sebelahnya. Jarak antar kapal dengan permukaan air laut cukup dekat sehingga saya agak khawatir kalau-kalau kapal ini overload.

Sepanjang perjalanan, hijaunya buit-bukit di sebelah kiri kapal berpadu apik dengan birunya air laut hari ini yang membuat laut tampak berwarna cyan, yaitu warna biru kehijauan yang mampu menyegarkan mata siapa saja yang memandangnya.

Camping menghadap birunya air laut dan perbukitan hijau di Pantai Mirota 

Kami mengelilingi laut sekitar dua puluh menit saja. Sebenarnya agak kurang puas sih. Ingin rasanya berlama-lama di atas laut dan berlagak layaknya seorang pelaut tangguh.

Setelah kapal berlabuh, kami langsung melompat kelaut dan berenang-renang cantik. Laut di Pantai Mirota aman untuk berenang karena lautnya cukup dangkal sampai sekitar 50 meter dari bibir pantai dengan ombak yang tenang, tidak terlalu besar. Bapak-ibu, kakak-adek, dewasa-anak bisa berenang di kolam renang alami yang luas ini.
Baca juga: Pantai Nongsa Akan Lebih Indah Jika Tanpa Sampah
Pantai Mirota terlihat sempit karena di pagi hari air lautnya naik. Kalau sedang surut bisa buat main futsal. 

Pagi itu kami habiskan waktu sampai tengah hari bermain-main di Pantai Mirota, ada yang berenang, memancing, susur pantai, bermalas-malasan, dan aktivitas mengasyikan lainnya.

Jadi kalau pembaca berkunjung ke Batam, sempatkanlah sejenak mengunjungi Pantai Mirota ini karena pantai ini berada dekat dengan kawasan wisata favorit Batam lainnya seperti Camp Pengungsian Vietnam, Pantai Cakang, Jembatan Barelang, dll.

Tonton juga videonya di youtube, biar makin tahu gimana indahnya Pantai Mirota, Batam

Nurhadi-Aldo, Segelas Es Cendol Ditengah Gerahnya Kampanye Politik indonesia


Pasangan capres nomer urut 10, Nurhadi-Aldo atau disingkat Dildo ini tampaknya berhasil mengambil hati masyarakat, terutama kalangan anak muda.

Bukan tanpa sebab, strategi kampanye yang diusung Nurhadi-Aldo ini sangat segar dan tidak bikin panas.

Disaat pasangan capres dan cawapres lain menggunakan strategi panas seperti hoax dan adu domba, Nurhadi-Aldo menggunakan guyon sebagai strategi kampanyenya.

Tidak sampai satu bulan diluncurkan, kampanye yang di buat oleh tim sukses Nurhadi-Aldo berhasil membuat ratusan ribu warganet dengan sukarela mengikuti aktivitas kampanye paslon ini di beberapa sosial media seperti facebook, twitter, dan instagram.

Kampanye yang di gembor-gemborkan oleh tim sukses Nurhadi-Aldo selain berupa lelucon juga bernada satir.

Beberapa kampanyenya bahkan menjanjikan kebijakan-kebijakan negeri utopia, seperti semua petani akan diangkat jadi PNS, memberantas mafia sepak bola dengan membagikan bola satu-satu ke pemainnya, dll. Siapa orang waras yang tidak suka dengan kebijakan seperti itu?

Sayangnya, pasangan ini hanyalah pasangan capres dan cawapres fiktif besutan beberapa anak muda kreatif yang menamakan diri mereka "Koalisi Indonesia Tronjal Tronjol Maha Asyik" atau kita singkat saja menjadi Kontolmas.

Nurhadi-Aldo, bapak pemersatu bangsa (dengan shitpost-nya)

Maraknya kampanye hitam yang saling menjelekkan kedua kubu membuat masyarakat jadi terkotak-kotak. Yang dulu berteman, sekarang jadi musuh. Yang dulu bermusuhan sekarang jadi teman. Kampanye hitam ini menimbulkan kerusuhan dimana-mana, terutama di sosial media.

Banyak sekali akun buzzer alias akun bodong yang sengaja mengadu domba dan menggiring opini masyarakat pada berita-berita yang belum tentu kebenarannya. Akibatnya adalah dunia sosial media yang dulunya penuh canda tawa sekarang jadi penuh umpatan, sindiran, dan debat kusir.
Baca juga: Jadilah Pengangguran Yang Produktif!
Pada titik inilah Koalisi Kontolmas merasa muak dan perlu segera bertindak. Mereka mencari dan terus mencari sesosok pahlawan yang kiranya mampu meredam peperangan antara dua kubu raksasa politik negeri ini. Dari sabang sampai merauke mereka terus mencari sampai akhirnya Koalisi Kontolmas menemukan sosok yang sangat pas dijadikan panutan di era kampanye hitam sekarang ini, yaitu Nurhadi plus Aldo. 

Nurhadi saat bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 
Strategi kampanye yang dipilih adalah dengan menggunakan shitpost. Shitposting adalah aktivitas online yang awalnya dikenal sebagai posting konten yang mengejutkan atau ofensif. Shitposting bisa juga dipakai untuk konten yang "tidak berfaedah".

Tim sukses Dildo memilih menggunakan shitposting dikarenakan postingan jenis ini lebih mampu menyatukan dua kepala yang berbeda ketimbangan postingan yang terlampau serius.

Mereka menyisipkan kritik terhadap pemerintah dan politisi namun dengan gaya ala stand up comedy sehingga orang tidak jadi marah saat melihat kritiknya. Semua orang suka lelucon.

Selain mengkritik pemerintah, isi kampanye pasangan Dildo ini juga berusaha untuk menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat supaya masyarakat Indonesia tidak gampang dipengaruhi oleh politisi yang membuat warga jadi terpecah belah dan saling bermusuhan.

"Ada banyak yang bisa kita kritik, ada pemerintah, politisi, dari pada berantem sesama rakyat. Karena tidak mengubah apa-apa kalau sesama rakyat saling berantem," kata dia.

Permusuhan antara rakyat itu, kata dia, terutama bisa diamati melalui media sosial.

"Kalau kita lihat di kolom komentar partai politik, pasti ada debat ini itu. Di kolom komentar Nurhadi-Aldo, tidak ada pertengkaran. Adem ayem, semua orang tertawa". Mengutip wawancara eksklusif dari tim BBC Indonesia dengan salah satu juru bicara Koalisi Kontolmas.


Pesan dari Aldo untuk keutuhan sebuah rumah tangga.

Siapakah Sebenarnya Nurhadi-Aldo?

Nurhadi-Aldo alias Dildo tidak sepenuhnya fiktif. Yang fiktif hanyalah peran capres dan cawapresnya saja, tapi orangnya beneran ada. Nurhadi adalah seorang tukang urut yang berasal dari Mejobo, Kabupaten Kudus dan dikenal di komunitas shitposting karena kebiasaannya mempromosikan jasa pijat, dan beraneka macam foto diri.
Nurhadi, sehari-hari bekerja sebagai tukang urut (foto: murianews/ Dian Utoro Aji)
Lalu siapakah Aldo, yang wajahnya selalu berdampingan dengan Nurhadi? Wajah Aldo adalah gabungan dari wajah seorang politikus dan seorang lain. Sosok Aldo berasal dari guyonan di komunitas shitpost. Jadi Aldo ini murni tokoh fiktif. 

Tim Koalisi Kontolmas sebelumnya telah menghubungi Nurhadi untuk mendiskusikan kerjasama proyek Nurhadi-Aldo ini. Tim mengatakan bahwa gerakan ini mungkin nantinya bisa sedikit banyak membantu perekonomian pak Nurhadi.

Caranya, Tim Sukses mengurus desain, promosi dan marketing sedangkan Nurhadi mengurus produksi dan pemesanan merchandise. Nantinya semua keuntungan dari penjualan merchandise akan masuk ke kantong Nurhadi.

Tim Sukses Nurhadi-Aldo menyatakan tidak mengambil keuntungan finansial dari populernya akun ini. Sedangkan Nurhadi tidak ikut campur dalam program kampanye dan materi yang ada di akun-akun Nurhadi-Aldo.


Sepertinya untuk beberapa waktu kedepan, masyarakat akan sedikit terhibur dengan keberadaan kampanye damai dari pasangan Dildo ini dengan pesan-pesan perdamaian serta kritikan kepada pemerintah lewat guyonan pdan banyolannya.

Guyonan Nurhadi-Aldo ditengah maraknya kampanye hitam politik indonesia ibarat segelas Es cendol ditengah panasnya siang ibukota.

Malam Tahun Baruan di Pantai Mirota, Batam

 
Batam mungkin belum jadi destinasi wisata favorit di Indonesia karena lebih terkenal sebagai kota industri, bukan kota wisata. Tapi sebenarnya untuk pecinta wisata pantai, Batam punya banyak sekali pilihan pantai yang indah, salah satunya adalah Pantai Mirota.

Cara Mudah Meningkatkan Page Rank - Bikin Lomba Blog!


Siapa yang pernah ikut lomba blog? pasti teman-teman khususnya sesama blogger pernah ikut lomba blog walau hanya sekali. Tapi sebelumnya perlu kita bedakan dulu antara lomba blog dan lomba menulis supaya tidak terjadi salah paham di antara kita duhai kekasih. Lomba blog pasti harus menggunakan blog, sedangkan lomba menulis bisa dimana saja, yang penting ada karya tulisnya.

Selayang Pandang di Belakang Padang, Mencoba Teh Tarik Ter-Enak Sampai Keliling Pulau Naik Becak


Di sebelah utara Pulau Batam, berbatasan langsung dengan Singapura terdapat sebuah pulau kecil yang terkenal dengan teh tarik yang katanya paling enak di seluruh Kota Batam. Nama pulau ini adalah Pulau Belakang Padang.

Eits, walaupun namanya Belakang Padang, tapi nggak ada hubungannya dengan Kota Padang di Sumatera Barat yah.

Bodo Amat Dengan Resolusi Tahun Baru


Ya, sesuai judul, bullshit dengan resolusi tahun baru. Terutama untuk diri saya sendiri. Pada tahun-tahun sebelumnya, resolusi tahun baru seakan hanya sebagai penghias timeline sosial media saja. sebulan kemudian, buyarlah sudah, lupa semuanya, dan saya kembali hidup terombang-ambing tanpa tujuan.

Featured post

Menuju Pedalaman Sumatera Selatan - Bermula di Muara Dua

"Ke pedalaman Sumatera!? Memangnya mau ngapain? Nanti diterkam macan loh! " Tanya eyang dengan polosnya saat saya menelepon be...

Paling Banyak Dibaca