Full width home advertisement

Jurnal Perjalanan

Post Page Advertisement [Top]


Ya. sesuai judul, bullshit dengan resolusi tahun baru. Terutama untuk diri saya sendiri. Pada tahun-tahun sebelumnya, resolusi tahun baru seakan hanya sebagai penghias timeline sosial media saja. sebulan kemudian, buyarlah sudah, lupa semuanya, dan saya kembali hidup terombang-ambing tanpa tujuan. 

Dari resolusi mau baca 100 buku lah, rutin ngeblog seminggu sekali lah, atau cari kerjaan tetap lah. Semuanya gagal total. Seakan resolusi hanyalah sebuah kata tanpa makna, sebuah produk budaya masyarakat modern dimana terlihat sangat indah namun ternyata mudah pecah. 

Resolusi awal tahun hanya berujung pada penyesalan di akhir tahun, jika dilakukan tanpa komitmen. Seharusnya kalau mau membuat resolusi ya harus komitmen, disiplin, hiduplah sesuai dengan tujuan resolusi tersebut.

Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) resolusi adalah putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang), pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal. 

Nah, daripada membuat resolusi satu tahun sekali, yang saya yakin 70% manusia di muka bumi ini resolusi tahun barunya hanya omong kosong belaka, sebaiknya berusahalah untuk menjadi lebih baik setiap hari, bukan satu tahun sekali, tapi setiap hari.

Kalau mau bikin resolusi tahunan, bikinlah resolusi yang besar sekalian, seperti menikahi Isyana Sarasvati, keliling dunia jalan kaki, atau apalah yang besar. Karena kalau resolusi tahunan cuman seputar masalah sepele seperti baca buku, rajin mandi, stop merokok, diet, dan hal-hal receh lain, nantinya kita bakal lebih banyak menunda untuk melakukan resolusi tersebut karena merasa "ah, masih 365 hari lagi kok".

Seperti halnya tidak harus menunggu hari ibu untuk mengucapkan 'aku sayang ibu', resolusi pun tidak harus menunggu satu tahun sekali. Buatlah resolusi tiap hari. Buatlah agenda-agenda untuk hari ini dan lakukanlah pada hari ini juga. Menjadi orang yang lebih baik tidak harus menunggu satu tahun sekali.

Peduli amat dengan resolusi tahun baru, kalau kita bisa melakukan resolusi setiap hari.

Selamat tahun baru!
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

2 komentar:

  1. Yah, kalau gitu ganti saja katanya dengan AZAM karena lebih mengena daripada resolusi. Setuju bikin azam itu harus setiap hari. Saya tahun kemarin bikin azam tentang tahun ini agar bisa lebih baik, makanya berupaya keras mewujudkan.
    Pokoknya Bang Abe semangat saja. Kalau lesu, minun susu biar fit lagi, he he.
    Mari kita saling dukung dan mengingatkan dengan blogwalking. Salam.
    Oh ya, kapan-kapan saya akan posting esai bahasa tentang roti sobek di blog. Sekarang harus kunjung balik pada sekian teman dulu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbaa, semangat selaluuuu! udah minum susu kuda liar, biar tangguh, wkwk, ditunggu esai nya ya

      Hapus

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib