Sejarah Pulau Belakang Padang, Dari Bajak Laut Malaka Sampai Jadi Penawar Rindu



Pada kunjungan saya ke Pulau Belakang Padang beberapa waktu lalu (bisa dibaca disini), saya sangat penasaran dengan sejarah pulau kecil ini. Kenapa kok dinamakan Belakang Padang? apakah ada hubungannya dengan Suku Minang dan Kota Padang? dan kenapa juga ada julukan 'Pulau Penawar Rindu'?

Tidak banyak literatur sejarah yang menyinggung secara langsung mengenai asal-usul pulau Belakang Padang, sebuah pulau kecil di utara Pulau Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura. Sumber sejarah kebanyakan berasal dari cerita turun temurun dan mitos masyarakat setempat.

Penduduk pulau Belakang Padang ini sangat heterogen. Sebagian besar merupakan pendatang dari berbagai daerah di Indonesia yang didominasi oleh Suku Melayu, Jawa, dan Tionghoa yang tersebar pada lima kelurahan. Kelurahan tersebut adalah Kelurahan Sekanak Raya, Kelurahan Tanjung Sari, Kelurahan Pulau Terong, Kelurahan Pemping, Kelurahan Kasu, dan Kelurahan Pecong.

Belakang Padang Dulu Merupakan Pusatnya Pulau Batam

Peta Selat Malaka yang dibuat oleh Valentijn François pada tahun 1726.(arsip dari website Library of Congress, USA)

Untuk mengetahui sejarah pulau Belakang Padang, ada baiknya juga harus mengetahui sejarah Pulau Batam terlebih dahulu.

Pulau Batam dulunya bernama 'Pulau Batang', merupakan pulau kecil yang hanya dihuni oleh nelayan pada bagian pesisirnya. Nelayan-nelayan ini merupakan orang melayu yang pada masa itu lebih dikenal dengan sebutan 'Orang Selat' atau orang laut.

Orang selat ini selain berada di Pulau Batam juga tersebar di beberapa pulau lain seperti Pulau Bulan, Pulau Bintan, sampai ke pulau-pulau kecil disekitarnya. Diperkirakan merekalah suku asli Batam yang ber ras melayu. Orang selat ini menghuni pulau-pulau di Selat Malaka, termasuk Batam pertama kali pada 231 M.
Baca juga: Kondangan Nyambi Mantai di Pulau Bintan
Perlu dicatat bahwa secara historis Kecamatan Belakang Padang merupakan Ibu Kota Kecamatan Batam ketika masih berada dibawah Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Riau (Asisten Wedana).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 1983 tanggal 24 Desember 1983 Wilayah Kecamatan terpecah menjadi tiga bagian Kecamatan yaitu : Kecamatan Batam Barat, Kecamatan Batam Timur dan Kecamatan Belakang Padang sendiri.

Hal ini menunjukan bahwa sebelum tahun 1983, Kecamatan Belakang Padang merupakan pusat dari Pulau Batam. Selain itu letak kota-kota lama di Batam juga terpusat di daerah sebelah utara Pulau Batam. Sehingga, besar kemungkinan jika kita menyebut 'orang selat' dalam konteks sejarah maka hal itu merujuk pada orang-orang yang menempati pulau-pulau kecil di utara Batam seperti Pulau Belakang Padang.

Belakang Padang, Pulaunya Bajak Laut
Artikel tentang bajak laut Belakang Padang di Harian Kompas, rabu 4 november 1992 (Sumber foto: Robert Adhi Ksp) 

Dua Puluh lima tahun yang lalu, nama Bajak Laut Belakang Padang menjadi ancaman yang menakutkan bagi kapal-kapal yang melintas di selat Philip dan selat Singapura setiap harinya.

Sepanjang tahun 1991 berbagai kasus perompakan yang terjadi di wilayah perairan Polda Riau, tercatat 185 kali. Kemudian pada tahun 1992 sampai bulan Mei tercatat 63 kasus.

Berbagai media massa asing memuat berita-berita tentang kasus perompakan ini, dan hal ini tentu saja membuat citra buruk bagi Singapura dan Indonesia.

Lokasi Belakang Padang yang berada di dekat selat Singapura, selat Philip dan selat Malaka, besar kemungkinan juga pernah menjadi sarang bajak laut sejak jaman dahulu.

Menurut catatan sejarah , sejak dulu selat Malaka telah menjadi jalur perdagangan yang ramai. Ramainya selat ini sebagai jalur perdagangan membuatnya menjadi rawan akan perompakan karena kebanyakan kapal yang berlayar melewati selat Malaka membawa barang dagang yang nilainya tidak sedikit.

Menurut catatan sejarah dari China pada abad ke 14, seorang pengelana yang bernama Wang Dayuan dalam bukunya Daoyi Zhilue mendeskrpisikan keberadaan bajak laut dari Long Ya Men (Tumasek / Singapura) dan Lambri (Daerah di bagian Sumatera Utara) menyerang kapal dagang China dengan armadanya yang mencapai tiga ratus buah kapal kecil. 

Lukisan yang juga di buat oleh Valentijn François menggambarkan kondisi perairan di Selat Malaka pada abad 18.

Puncak dari pembajakan kapal adalah pada abad ke 18 sampai 19 seperti yang ditulis pada buku The Scents of Eden: A Narrative of The Spice Trade. Pada abad itu rempah-rempah menjadi komoditas yang paling mahal selain minyak paus. Selat Malaka menjadi jalur rempah yang sangat ramai dan membuatnya rawan perompakan.

Belanda yang menguasai Indonesia dan Inggris yang waktu itu menguasai Melayu dan Singapura membuat kesepakatan untuk memberantas bajak laut pada masing-masing daerah jajahannya. Hal ini menjadi pencetus dibuatnya perbatasan Malaysia dan Indonesia yang berlaku hingga saat ini.

Dengan melihat lokasi Pulau Belakang Padang yang berada tepat di depan Selat Singapura dan di ujung selatan Selat Malaka. Besar kemungkinan Pulau ini dulu pernah menjadi tempat persembunyian bajak laut dikarenakan lokasinya yang strategis berupa pulau-pulau kecil yang memudahkan perompak untuk lepas-tanam jangkar kapal mereka.

Asal-Usul Nama Belakang Padang

Sebuah kapal jung China yang tengah berlayar di perairan pulau Sambu pada jaman kolonial (foto koleksi tropenmuseum).

Ternyata Belakang Padang ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan kota Padang maupun suku Minang yang ada di Sumatera Barat. Menurut penuturan warga setempat yang diceritakan secara turun temurun, asal nama Belakang Padang bisa ditelusur dari zaman penjajahan Belanda.

Pada tahun 1897 Belanda mendirikan pangkalan minyak di Pulau Sambu, pulau yang terletak persis di sebelah timur pulau Belakang Padang. Pulau Sambu sebagai penghasil minyak bumi membuatnya menjadi pulau penting bagi Belanda.

Pangkalan minyak bumi ini menjadi magnet bagi banyak orang untuk berdatangan mengais rezeki di pulau Sambu, sehingga lama-lama pulau Sambu menjadi sebuah kota kecil yang ramai (sekarang pulau Sambu menjadi salah satu kota tua di Batam).

Saat itu Belanda memerintahkan pekerja, yang mayoritas warga pribumi untuk membuka lahan baru di sebuah pulau yang terletak di belakangnya pulau Sambu. Belanda ingin membuka dan meratakan lahan di pulau tersebut untuk dibuat sebuah padang atau lapangan luas. Kemungkinan untuk dijadikan pemukiman.

Maka berangkatlah para pekerja tersebut menyeberangi pulau di belakang pulau Sambu itu dan meratakan lahan disana untuk dibuat menjadi sebuah padang sehingga kini pulau tersebut diberi nama pulau Belakang Padang (atau padang lapangan di belakang pulau Sambu).

Pulau tersebut lama kelamaan banyak dimukimi oleh pekerja-pekerja yang ada di pangkalan minyak pulau Sambu. Pekerja dari Sambu inilah yang menjadi cikal bakal nenek moyang warga Pulau Belakang Padang.

Ada pula versi lain yang mengungkapkan bahwa dahulu kala, ada seorang Bugis bernama Daeng Demak. Beliau berlayar dan menemukan sebuah pulau tak berpenghuni. Pulau tersebut terdiri dari dataran yang datar dan luas (padang). Karena banyaknya tanah yang kosong di balik pepohonan yang rimbun, maka dinamakanlah pulau tersebut pulau Belakang Padang.

Kenapa Diberi Nama Pulau Penawar Rindu?

Ucapan selamat datang di Belakang Padang, Pulau Penawar Rindu. 

Masih menurut penuturan turun temurun dari warga lokal, konon katanya, nama 'penawar rindu' muncul dari kalangan para pendekar pantun yang sering datang dan pergi ke Belakang Padang.

Kita tahu bahwa pantun adalah salah satu seni favorit warga melayu. Apapun akan dijadikan pantun. Bisa dikatakan, bagi orang melayu, tiada hari tanpa berpantun.

Belakang Padang sebagai pulau yang berada di tengah-tengah Batam dan Temasek (Singapur) sering menjadi tempat persinggahan para pelaut. Para pendekar pantun membuat ungkapan 'penawar rindu'‎ ditujukan kepada orang yang pernah mengunjungi Belakang Padang dan kemudian kembali lagi kesana untuk mengobati rindunya akan teman, keluarga, ataupun gadis yang dicintainya.

Ungkapan yang terkenal dari pendekar pantun kala itu adalah, ”kalau engkau dah kene air Belakangpadang, engkau pasti nak datang lagi. Sebab pulau ini pulau penawar rindu".

Kisah Batu Berantai di Pulau Belakang Padang

Ada sebuah kisah dari negeri Temasek (Singapura) yang sedikit menyinggung pulau Belakang Padang ini.

Batu Berantai atau Batu Rantai adalah gugusan karang yang berada di perairan antara Pulau Belakang Padang dan Pulau Sambu yang juga berada di perbatasan dengan negeri jiran Singapura.

Kisah ini mengenai seorang anak kecil cerdas yang dapat menolong kerajaan Tumasik (Singapura) dan rakyatnya dari serangan ratusan ribu ikan Todak (swordfish) namun kebaikannya dibalas oleh sang Raja dengan mengikat dirinya dengan rantai besi, serta menenggelamkannya di sebuah pulau karang kecil yang letaknya tidak jauh dari Pulau Penawar Rindu, karena ada ketakutan dari sang Raja apabila anak tersebut akan merebut tahtanya.

Begitulah sekiranya sejarah pulau Belakang Padang yang bisa saya jabarkan sehingga jika teman-teman pembaca hendak berkunjung ke Belakang Padang setidaknya sedikit banyak sudah mengetahui asal-usul pulau Belakang Padang.
...

Sumber:
www.tropenmuseum.nl (Chinese Junk at Sambu Island)
www.loc.gov (Nieuwe kaart van het Eyland Sumatra)
arsipskpd.batam.go.id (Profil Kecamatan Belakang Padang)
www.idntimes.com (Pulau Penawar Rindu: Ragam Kisah dan Mitos “Rindu” yang Terobati)
disbud.kepriprov.go.id (Sejarah Batam)
asyiknyajadiwartawan.blogspot.com / Robert Adhi Ksp (Meliput Perompakan di Perairan Batam-Singapura)
www.batamxinwen.com (Imlek, Menir Belanda, dan Asal-Usul Pulau Belakang Padang)


Menikmati Birunya Air Laut Pantai Mirota Batam


Lanjutan dari Menghabiskan Malam Tahun Baru di Pantai Mirota

Sekitar jam tiga pagi saya tertidur beralaskan tikar di atas pasir Pantai Mirota. Baru saja tidur beberapa jam saya terbangun karena kaki saya berasa menyentuh air, eh ternyata air laut sudah naik ke pantai.

Matahari sudah menerangi Pantai Mirota dan memberi warna pada air laut yang tadinya hitam sekarang berubah jadi biru cerah. Mungkin tadi laut membangunkan saya untuk mengajak saya bersenang-senang dengannya.

Bersantai pakai hammock emang paling pas dilakukan di pantai. 

Mata masih mengantuk, sambil terhuyung-huyung saya menuju ke dapur camp, wah ternyata sudah ada yang berbaik hati membuatkan kopi satu ceret penuh. Sungguh nikmat mana lagi yang kau dustakan, minum kopi di pagi hari sambil memandang birunya air laut. beuh!
Baca juga: Pantai Paling Ujung di Deretan Pulau Batam Barelang
Pandangan saya teralihkan dengan laju kapal motor kecil yang perlahan-lahan mendekati bibir pantai dan tidak lama kemudian berlabuh. Pengemudi kapal yang seorang bapak-bapak paruh baya menghampiri kami.

"Mau naik kapal keliling laut dek? murah saja, murah" kata dia menawarkan jasanya kepada kami yang nyawanya masih setengah ini.

"Berapa pak?" seloroh salah satu teman saya.

"Seratus ribu dek, satu kapal, boleh isi sepuluh orang" jawabnya.

"kurang-kurangi lah pak, tak ada duit kita ini, tujuh puluh dapat lah" tawar temanku, ahli sekali dia kalau soal tawar menawar.

"oke lah, ayo naik. Sepuluh orang maksimal ya dek" jawab bapak itu dengan muka tersenyum lebar. Penglaris awal tahun.

Selesai membawa kami, bapak kapal tadi langsung dapat penumpang lagi. Semoga selalu laris pak. 

Kami bersepuluh naik kapal menyusuri bibir Pantai Mirota sampai ke pantai-pantai sebelahnya. Jarak antar kapal dengan permukaan air laut cukup dekat sehingga saya agak khawatir kalau-kalau kapal ini overload.

Sepanjang perjalanan, hijaunya buit-bukit di sebelah kiri kapal berpadu apik dengan birunya air laut hari ini yang membuat laut tampak berwarna cyan, yaitu warna biru kehijauan yang mampu menyegarkan mata siapa saja yang memandangnya.

Camping menghadap birunya air laut dan perbukitan hijau di Pantai Mirota 

Kami mengelilingi laut sekitar dua puluh menit saja. Sebenarnya agak kurang puas sih. Ingin rasanya berlama-lama di atas laut dan berlagak layaknya seorang pelaut tangguh.

Setelah kapal berlabuh, kami langsung melompat kelaut dan berenang-renang cantik. Laut di Pantai Mirota aman untuk berenang karena lautnya cukup dangkal sampai sekitar 50 meter dari bibir pantai dengan ombak yang tenang, tidak terlalu besar. Bapak-ibu, kakak-adek, dewasa-anak bisa berenang di kolam renang alami yang luas ini.
Baca juga: Pantai Nongsa Akan Lebih Indah Jika Tanpa Sampah
Pantai Mirota terlihat sempit karena di pagi hari air lautnya naik. Kalau sedang surut bisa buat main futsal. 

Pagi itu kami habiskan waktu sampai tengah hari bermain-main di Pantai Mirota, ada yang berenang, memancing, susur pantai, bermalas-malasan, dan aktivitas mengasyikan lainnya.

Jadi kalau pembaca berkunjung ke Batam, sempatkanlah sejenak mengunjungi Pantai Mirota ini karena pantai ini berada dekat dengan kawasan wisata favorit Batam lainnya seperti Camp Pengungsian Vietnam, Pantai Cakang, Jembatan Barelang, dll.

Tonton juga videonya di youtube, biar makin tahu gimana indahnya Pantai Mirota, Batam

Nurhadi-Aldo, Segelas Es Cendol Ditengah Gerahnya Kampanye Politik indonesia


Pasangan capres nomer urut 10, Nurhadi-Aldo atau disingkat Dildo ini tampaknya berhasil mengambil hati masyarakat, terutama kalangan anak muda.

Bukan tanpa sebab, strategi kampanye yang diusung Nurhadi-Aldo ini sangat segar dan tidak bikin panas.

Disaat pasangan capres dan cawapres lain menggunakan strategi panas seperti hoax dan adu domba, Nurhadi-Aldo menggunakan guyon sebagai strategi kampanyenya.

Tidak sampai satu bulan diluncurkan, kampanye yang di buat oleh tim sukses Nurhadi-Aldo berhasil membuat ratusan ribu warganet dengan sukarela mengikuti aktivitas kampanye paslon ini di beberapa sosial media seperti facebook, twitter, dan instagram.

Kampanye yang di gembor-gemborkan oleh tim sukses Nurhadi-Aldo selain berupa lelucon juga bernada satir.

Beberapa kampanyenya bahkan menjanjikan kebijakan-kebijakan negeri utopia, seperti semua petani akan diangkat jadi PNS, memberantas mafia sepak bola dengan membagikan bola satu-satu ke pemainnya, dll. Siapa orang waras yang tidak suka dengan kebijakan seperti itu?

Sayangnya, pasangan ini hanyalah pasangan capres dan cawapres fiktif besutan beberapa anak muda kreatif yang menamakan diri mereka "Koalisi Indonesia Tronjal Tronjol Maha Asyik" atau kita singkat saja menjadi Kontolmas.

Nurhadi-Aldo, bapak pemersatu bangsa (dengan shitpost-nya)

Maraknya kampanye hitam yang saling menjelekkan kedua kubu membuat masyarakat jadi terkotak-kotak. Yang dulu berteman, sekarang jadi musuh. Yang dulu bermusuhan sekarang jadi teman. Kampanye hitam ini menimbulkan kerusuhan dimana-mana, terutama di sosial media.

Banyak sekali akun buzzer alias akun bodong yang sengaja mengadu domba dan menggiring opini masyarakat pada berita-berita yang belum tentu kebenarannya. Akibatnya adalah dunia sosial media yang dulunya penuh canda tawa sekarang jadi penuh umpatan, sindiran, dan debat kusir.
Baca juga: Jadilah Pengangguran Yang Produktif!
Pada titik inilah Koalisi Kontolmas merasa muak dan perlu segera bertindak. Mereka mencari dan terus mencari sesosok pahlawan yang kiranya mampu meredam peperangan antara dua kubu raksasa politik negeri ini. Dari sabang sampai merauke mereka terus mencari sampai akhirnya Koalisi Kontolmas menemukan sosok yang sangat pas dijadikan panutan di era kampanye hitam sekarang ini, yaitu Nurhadi plus Aldo. 

Nurhadi saat bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 
Strategi kampanye yang dipilih adalah dengan menggunakan shitpost. Shitposting adalah aktivitas online yang awalnya dikenal sebagai posting konten yang mengejutkan atau ofensif. Shitposting bisa juga dipakai untuk konten yang "tidak berfaedah".

Tim sukses Dildo memilih menggunakan shitposting dikarenakan postingan jenis ini lebih mampu menyatukan dua kepala yang berbeda ketimbangan postingan yang terlampau serius.

Mereka menyisipkan kritik terhadap pemerintah dan politisi namun dengan gaya ala stand up comedy sehingga orang tidak jadi marah saat melihat kritiknya. Semua orang suka lelucon.

Selain mengkritik pemerintah, isi kampanye pasangan Dildo ini juga berusaha untuk menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat supaya masyarakat Indonesia tidak gampang dipengaruhi oleh politisi yang membuat warga jadi terpecah belah dan saling bermusuhan.

"Ada banyak yang bisa kita kritik, ada pemerintah, politisi, dari pada berantem sesama rakyat. Karena tidak mengubah apa-apa kalau sesama rakyat saling berantem," kata dia.

Permusuhan antara rakyat itu, kata dia, terutama bisa diamati melalui media sosial.

"Kalau kita lihat di kolom komentar partai politik, pasti ada debat ini itu. Di kolom komentar Nurhadi-Aldo, tidak ada pertengkaran. Adem ayem, semua orang tertawa". Mengutip wawancara eksklusif dari tim BBC Indonesia dengan salah satu juru bicara Koalisi Kontolmas.


Pesan dari Aldo untuk keutuhan sebuah rumah tangga.

Siapakah Sebenarnya Nurhadi-Aldo?

Nurhadi-Aldo alias Dildo tidak sepenuhnya fiktif. Yang fiktif hanyalah peran capres dan cawapresnya saja, tapi orangnya beneran ada. Nurhadi adalah seorang tukang urut yang berasal dari Mejobo, Kabupaten Kudus dan dikenal di komunitas shitposting karena kebiasaannya mempromosikan jasa pijat, dan beraneka macam foto diri.
Nurhadi, sehari-hari bekerja sebagai tukang urut (foto: murianews/ Dian Utoro Aji)
Lalu siapakah Aldo, yang wajahnya selalu berdampingan dengan Nurhadi? Wajah Aldo adalah gabungan dari wajah seorang politikus dan seorang lain. Sosok Aldo berasal dari guyonan di komunitas shitpost. Jadi Aldo ini murni tokoh fiktif. 

Tim Koalisi Kontolmas sebelumnya telah menghubungi Nurhadi untuk mendiskusikan kerjasama proyek Nurhadi-Aldo ini. Tim mengatakan bahwa gerakan ini mungkin nantinya bisa sedikit banyak membantu perekonomian pak Nurhadi.

Caranya, Tim Sukses mengurus desain, promosi dan marketing sedangkan Nurhadi mengurus produksi dan pemesanan merchandise. Nantinya semua keuntungan dari penjualan merchandise akan masuk ke kantong Nurhadi.

Tim Sukses Nurhadi-Aldo menyatakan tidak mengambil keuntungan finansial dari populernya akun ini. Sedangkan Nurhadi tidak ikut campur dalam program kampanye dan materi yang ada di akun-akun Nurhadi-Aldo.


Sepertinya untuk beberapa waktu kedepan, masyarakat akan sedikit terhibur dengan keberadaan kampanye damai dari pasangan Dildo ini dengan pesan-pesan perdamaian serta kritikan kepada pemerintah lewat guyonan pdan banyolannya.

Guyonan Nurhadi-Aldo ditengah maraknya kampanye hitam politik indonesia ibarat segelas Es cendol ditengah panasnya siang ibukota.

Malam Tahun Baruan di Pantai Mirota, Batam

 
Batam mungkin belum jadi destinasi wisata favorit di Indonesia karena lebih terkenal sebagai kota industri, bukan kota wisata. Tapi sebenarnya untuk pecinta wisata pantai, Batam punya banyak sekali pilihan pantai yang indah, salah satunya adalah Pantai Mirota.

Cara Mudah Meningkatkan Page Rank - Bikin Lomba Blog!


Siapa yang pernah ikut lomba blog? pasti teman-teman khususnya sesama blogger pernah ikut lomba blog walau hanya sekali. Tapi sebelumnya perlu kita bedakan dulu antara lomba blog dan lomba menulis supaya tidak terjadi salah paham di antara kita duhai kekasih. Lomba blog pasti harus menggunakan blog, sedangkan lomba menulis bisa dimana saja, yang penting ada karya tulisnya.

Selayang Pandang di Belakang Padang, Mencoba Teh Tarik Ter-Enak Sampai Keliling Pulau Naik Becak


Di sebelah utara Pulau Batam, berbatasan langsung dengan Singapura terdapat sebuah pulau kecil yang terkenal dengan teh tarik yang katanya paling enak di seluruh Kota Batam. Nama pulau ini adalah Pulau Belakang Padang.

Eits, walaupun namanya Belakang Padang, tapi nggak ada hubungannya dengan Kota Padang di Sumatera Barat yah.

Bodo Amat Dengan Resolusi Tahun Baru


Ya, sesuai judul, bullshit dengan resolusi tahun baru. Terutama untuk diri saya sendiri. Pada tahun-tahun sebelumnya, resolusi tahun baru seakan hanya sebagai penghias timeline sosial media saja. sebulan kemudian, buyarlah sudah, lupa semuanya, dan saya kembali hidup terombang-ambing tanpa tujuan.

Jadilah Pengangguran Yang Produktif!


Setiap tahun jumlah pengangguran di Indonesia semakin bertambah. Pengangguran baru ini berasal dari orang-orang yang baru lulus sekolah, kalian yang baru saja resign karena nggak betah, atau kalian yang baru di PHK.
 Terus, Apa yang harus di lakukan saat menganggur?

Nganggur seminggu, dua minggu, sampai sebulan masih bisa ditolerir karena masih punya tabungan untuk menghidupi masa-masa pengangguran. Namun, setelah dua bulan, tiga bulan, dan seterusnya, pasti kondisi psikologi mulai dipermainkan.

Selain rupiah di rekening mulai menipis, yang paling membuat tidak nyaman saat menganggur adalah pandangan sosial yang cenderung negatif terhadap pengangguran. Tidak hanya dari tetangga dan teman-teman, namun juga dari keluarga sendiri.

Menurut survey dari sebuah website karir terkemuka careerbuilder.com yang di lakukan secara online oleh Harris Interactive, dari 3.023 manajer rekruitmen, mengungkapkan bahwa kebanyakan perusahaan merasa bersimpati kepada para pengangguran yang berusaha mendapatkan pekerjaan. Para profesional HRD tersebut memahami masa resesi pengangguran dan bisa mentoleransinya.

Tapi jangan merasa lega dulu, meskipun HRD bersimpati kepada pengangguran, menganggur tanpa melakukan apapun juga merupakan sebuah kesalahan.

Masa pengangguran adalah kesempatan dimana kita bisa fokus memperbaiki dan memperkaya kualitas diri kita sendiri dan mencoba hal lain yang belum tentu bisa kita coba saat kita sibuk bekerja.

Lalu apa yang harus dilakukan di saat menganggur supaya kita tetap produktif?

1. Ikut kursus atau kelas pelatihan

Saya sangat menyarankan ikut kursus atau kelas-kelas pelatihan untuk mengisi waktu selama menganggur. Self improvement selain menambah keahlian juga mampu memperkaya nilai curriculum vitae kita. Kapan lagi kita bisa bebas ikut kursus selain saat menganggur?

Ikutilah kursus yang menambah skill pekerjaan yang kamu idamkan. Kalau kamu sedang mengincar pekerjaan di bidang media, maka ikutilah kursus yang berhubungan dengan pekerjaan tersebut, misalnya kelas jurnalistik, kursus desain grafis, kursus videography, dan sebagainya.

Keuntungan lain ikut kursus adalah bisa memperluas jaringan relasi yang sesuai dengan passion kita.

2. Volunteer alias jadi sukarelawan

Ini adalah salah satu kegiatan favorit saya. Saat ini banyak sekali program sukarelawan di Indonesia mulai dari yang diselenggarakan oleh organisasi non-profit, oleh pemerintah, atau oleh perorangan. Ada juga beberapa web untuk volunteering seperti indorelawan.org , relawan.id , indonesiamengajar.org , dll.

Namun sayangnya beberapa kegiatan kesukarelawanan ini nampaknya sudah mulai berbayar. Jadi, kalau kita mau volunteer, kita harus bayar. Ada beberapa penyedia volunteer yang semacam ini, nyari sukarelawan untuk mendapatkan profit pribadi. What a shame.

Oh iya, hampir 60% rekruiter menyukai calon karyawan yang punya pengalaman volunteering. Menjadi volunteer menunjukkan bahwa kita punya passion pada hal tertentu dan peduli terhadap orang lain.

Perusahaan tidak hanya butuh orang yang mampu bekerja dengan baik, namun perusahaan juga membutuhkan orang yang punya karakter dan integritas.

3. Bikin usaha sendiri

Dulu selepas lulus kuliah saya sempat mencoba beberapa usaha, seperti jualan angkringan, jualan barang bekas, jualan motor bekas, namun belum ada yang berhasil.

Saya punya mindset bahwa usaha apapun jika kita tidak punya passion di bidang tersebut maka susah untuk berhasil. Karena mindset tersebut maka saya masih belum menemukan usaha apa yang cocok untuk saya coba. Ditambah lagi kendala tidak adanya modal yang semakin menjauhkan saya dari mencoba berwirausaha.
Baca Juga: Bekerja Sesuai Passion, Atau Passion Yang Menyesuaikan Kerja?
Jika kamu saat ini punya hobi atau passion dan juga punya modal. Maka segera jadikan passionmu itu menjadi sebuah usaha. Pelan-pelan saja dulu sambil mencari pekerjaan tetap. Jika suatu saat usahamu berhasil dan mampu menghasilkan profit yang banyak, maka kamu bisa berhenti mencari kerja dan mulai mencari pekerja.

Jika kamu akhirnya mendapatkan pekerjaan, toh kamu jadi punya skill tambahan yang mungkin akan berguna untuk pekerjaanmu.

4. Mulailah membuat blog atau youtube profesional

Membuat blog ataupun vlog tidaklah sulit. yang kita butuhkan cuma laptop, hape, dan internet. Kita bisa melihat kisah sukses beberapa blogger dan youtuber yang sudah berhasil meraup pendapatan puluhan bahkan ratusan juta dari adsense mereka.

Menulis blog ataupun membuat konten youtube yang sesuai dengan keahlian akan memberitahu pada rekruiter bahwa kita adalah ahli di bidangnya. 

Misalnya kamu sedang mencari pekerjaan sebagai programmer. Maka buatlah sebuah konten yang mengulas tentang programming. Dengan membuat konten secara profesional, kita bisa terus mengasah dan menambah kemampuan kita.

5.Ikuti info terbaru tentang dunia kerja

Mengikuti info terbaru dan mengetahui apa yang sedang dibutuhkan oleh perusahaan merupakan cara terbaik untuk memotivasi kita agar tetap semangat mencari pekerjaan.

Saat ini yang sedang banyak dibutuhkan adalah pekerjaan di bidang teknologi informasi, media, teknik, kesehatan, sales, dan customer service. Terus pantau lowongan dan jangan menyerah, rejeki siapa yang tahu.

6. Terus asah otak dengan ide-ide baru


Kita bisa berpura-pura sedang jadi seorang pekerja profesional dalam suatu bidang. Asahlah otak kita untuk memunculkan ide-ide baru tentang pekerjaan kita.

Misalnya, kita bisa memikirkan tentang sebuah strategi pemasaran yang baru, atau memikirkan tentang konsep-konsep produk baru yang bakal jadi bestseller.

Walaupun pengangguran, tidak dosa kok untuk berpura-pura sebagai seorang yang profesional. Siapa tau ide-ide tadi akan membuat kagum HRD karena kamu muncul sebagai seorang yang berwawasan dan tahu apa yang harus dilakukan di area keahlianmu.

7. Jalin relasi dan buat koneksi

Jangan cuma berdiam diri dirumah, beranjaklah keluar dan temui teman-teman. Saya pasti selalu meluangkan waktu saat weekend untuk berkumpul dengan teman-teman, sekedar ngopi bareng sambil bertukar kabar. Terkadang teman-teman kita akan membawa teman baru yang bisa jadi saat ini perusahaannya sedang membutuhkan karyawan baru.

Selain itu, coba ikutilah beberapa organisasi atau klub yang kamu sukai. Jangan malu untuk bertemu orang baru. Kita tidak tahu kejutan apa yang akan diberikan oleh orang-orang baru kepada kita.

Satu hal lagi, jangan malu untuk mengatakan bahwa kita sedang mencari pekerjaan karena informasi tidak datang tanpa dicari. Lamaran kerja yang dibawa oleh koneksi langsung antar personal, lebih dipercaya ketimbang lamaran dari orang asing yang tak dikenal.

8. Tekuni Hobi

Menurut sebuah penelitian dari Society for Personality and Social Psychology (SPSP), orang yang punya hobi cenderung lebih sehat dan bahagia. Siapa tau dari hobi jadi pundi. Sudah banyak orang-orang yang sukses dengan menyulap hobi menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan.

Hobi juga bisa menjadi ajang mencari relasi jika kita menjalin hubungan dengan orang-orang yang menekuni hobi yang sama.

Tidak bisa dipungkiri, salah satu faktor yang membuat kita lolos interview pekerjaan adalah adanya ketertarikan personal antara interviewer dengan pelamarnya. Siapa tau interviewermu punya hobi yang sama denganmu. 
...

Intinya, walaupun seorang pengangguran, bukan berarti kita harus benar-benar menganggur tanpa melakukan apapun. Menganggur hanyalah sebuah kesempatan untuk kita memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik.

Semoga tulisan ini bisa memberi secercah harapan untuk teman-teman pencari kerja. Tetap semangat !

Sumber gambar feature: unemployedman.com

Bikin Blog Baru, indosurvival.com


Jadi bulan kemarin saya membuat blog baru yang saya isi dengan konten informasi seputar dunia petualangan dan olahraga outdoor, namanya indosurvival.com.

Niatnya sih sebagai platform informasi petualangan terlengkap di Indonesia, karena selama ini aku belum menemukan web berbahasa Indonesia yang khusus membahas soal dunia petualangan (yang benar-benar 'petualangan').  

Knalpot, Industri Kebanggaan Masyarakat Purbalingga


Buat yang hobi otomotif, pasti sudah tidak asing lagi dengan knalpot buatan Purbalingga. Purbalingga selain terkenal dengan Pendakian Gunung Slamet juga terkenal dengan industri knalpotnya.

Ziarah Kuburan Belanda, Kerkhof 'Stana Landa' Purbalingga


Yang ada di depan saya ini merupakan batu nisan dari seorang bayi berumur satu tahun bernama Wilhelmine Hoff lahir 1893, meninggal 1894. 

Mungkin meninggal karena sakit, dan yang jelas orangtuanya pasti lah sangat sedih dengan kepergian anak bayinya itu sehingga untuk mengenangnya dibuatlah batu nisan yang cukup mewah berbentuk tugu kecil yang langsung menarik perhatian saya ketika memasuki area kerkhof ini.

Featured post

Menuju Pedalaman Sumatera Selatan - Bermula di Muara Dua

"Ke pedalaman Sumatera!? Memangnya mau ngapain? Nanti diterkam macan loh! " Tanya eyang dengan polosnya saat saya menelepon be...

Paling Banyak Dibaca