Rabu, 11 Juli 2018

Kerja Sesuai Passion? Atau Passion Menyesuaikan Kerja?


Belakangan ini banyak orang yang ingin bekerja sesuai passion, karena katanya kerja sesuai passion itu nikmat, jadi gak berasa kerja. Kata siapaaa?? Gak berasa kerja itu impossible kecuali kamu passionnya nanem saham.

Banyak orang ngaku passionnya desain grafis atau penulis, tapi belum tentu 'dikejar-kejar deadline' juga jadi passionnya. Proses 'kenikmatan' melakukan desain terganggu oleh deadline, lalu bilang 'design is not my passion'. Ada yang kayak gini? Banyak.

Menurut cambridge dictionary, 'Passion; something that you are strongly interested in and enjoy'. Kita suka dan menikmati istri kita itu juga sudah bisa disebut passion.

Kerja sesuai passion berarti harus siap dengan segala konsekuensinya, jangan asal pengin enaknya saja. Banyak yang mengejar passion justru malah gagal ditengah jalan karena tidak komitmen.

Semua pekerjaan pasti ada enak dan enggak enaknya. Kerja sesuai passion emang bisa ngeboost kinerja, tapi apakah nanti kita bisa tetep enjoy ketika banyak rintangan menghadang? Atau malah melarikan diri dengan mengejar passion yang lain?

Passion itu tidak saklek, passion bisa diciptakan dan bisa berubah sesuai situasi dan kondisi, fleksibel. Banyak dijumpai orang yang 'labil passion', misal sekarang passionnya sebagai penulis, bulan depan passionnya jadi fotografi. Itu karena mereka sudah menemukan titik jenuh didalam passion tersebut. Atau mereka tidak bisa membedakan antara passion dan keinginan belaka.

Jadi jika kita merasa belum bekerja sesuai passion, coba ciptakan passion kita sendiri yang berkaitan dengan pekerjaan kita sekarang, ciptakan sesuatu yang bisa membuat kita enjoy melakukan pekerjaan kita sekarang sehingga kita bisa menyebut diri kita 'bekerja sesuai passion'. Kalau masih nggak bisa enjoy, boleh lah resign.

Kunci dari passion adalah kata "interested" dan "enjoy". Kita ngelamar posisi kerja sekarang ini kan karena dulu kita "interested" baik dengan posisinya, jobdescnya, lingkungan kerjanya atau gajinya. Setelah diterima, kita bisa bertahan sedemikian rupa karena kita 'enjoy' dengan benefit dari kerjaan tersebut.

Intinya sih kalau ngejar passion gak akan ada habisnya, yang jelas kita harus pandai-pandai bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang.

Jadi, sekarang ini kamu sedang kerja sesuai passion? Atau passion yang menyesuaikan kerjaanmu? Share pengalamanmu di kolom komen ya. (Sgr)

Foto muka: care2.com

0 comments: