Full width home advertisement

Jurnal Perjalanan

Opini

Post Page Advertisement [Top]

Makan luti gendang sambil ditemani kopi hitam


Luti Gendang, selain masyarakat Kepulauan Riau, sepertinya tak banyak yang tahu keberadaan makanan teman ngopi paling nikmat ini. Saya sendiri baru tahu ketika kemarin malam teman saya membawa Luti Gendang saat nongkrong di warung kopi.

Bentuknya bulat lonjong, warnanya coklat, dan ketika digigit, "kresss", renyahnya kulit luti gendang berpadu nikmat dengan lembutnya roti di dalam yang berisi abon ayam atau ikan tongkol. 

Luti gendang makanan khas anambas dengan isian abon ayam
Abon ayamnya enak, apalagi ditambah dengan seruputan kopi hitam, beuh!
Abon ayam dan ikan tongkol adalah isian Luti Gendang yang asli, alias original. Sekarang sudah banyak isian lainnya yang lebih modern seperti Luti Gendang isi keju, coklat, green tea, dll.

Kalau teman-teman ada yang berlibur ke Provinsi Kepulauan Riau, terutama Pulau Batam, bolehlah kalian membawa Luti Gendang khas Anambas ini sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan teman-teman di rumah. Harga satu bijinya murah kok, hanya Rp. 3500 saja.

Asal Usul Luti Gendang - asli Kepulauan Anambas, bukan Batam

Foto kota kecamatan tarempa kabupaten kepulauan anambas
Kecamatan Tarempa, Pusat Kepulauan Anambas
Jadi, beberapa waktu lalu salah satu toko oleh-oleh di Batam mengklaim bahwa Luti Gendang ini adalah oleh-oleh makanan khas Batam. Sontak saja, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas memprotesnya, karena Luti Gendang itu merupakan makanan asli Kepulauan Anambas.

Batam sendiri sebenarnya tidak punya makanan khas apapun karena Batam adalah kota dengan kebudayaan es cendol, alias campur aduk. Masing-masing suku budaya yang ada di Batam membawa makanan khas dari daerahnya sendiri-sendiri, termasuk pendatang dari Anambas.

'Luti' diambil dari cara khas lidah orang Tionghoa setempat dalam menyebut kata 'roti'. Sedangkan, kata “gendang” digunakan karena bentuknya lonjong seperti alat musik tabuh gendang. Sehingga jadilah Luti Gendang.

Luti Gendang merupakan makanan yang biasa di santap masyarakat Anambas di pagi hari sebagai teman ngopi atau ngeteh. Tidak hanya di Tarempa (pusat Kepulauan Anambas), luti gendang ini juga sudah tersebar diseluruh desa di Anambas.

Luti Gendang sudah menjadi budaya masyarakat Anambas, jadi sangat di sayangkan jika makanan khas Anambas ini di akui oleh daerah lain.

bawah resort anambas yang sungguh cantik dilihat dari atas
Pulau Bawah, salah satu resort paling laris di Kepulauan Anambas.
Kabupaten Kepulauan Anambas sendiri berada di Laut Natuna Utara dan memiliki perbatasan dengan sejumlah negara. Sebagai kabupaten terluar, kabupaten yang terdiri dari 260 pulau ini mempunyai pesona tak kalah dengan Raja Ampat yang telah dikenal seantero dunia.

Untuk mencapai salah satu pulau terluar di Provinsi Kepulauan Riau ini kalian bisa menggunakan kapal ataupun pesawat dari Batam.

...

Saya sendiri belum berkesempatan untuk mengunjungi Kepulauan Anambas, padahal pulau ini pemandangannya sangat cantik. Ingin rasanya menikmati Luti Gendang di tempat asalnya sambil menikmati indahnya pantai yang ada di Anambas. 

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

37 komentar:

  1. sumpahh keren banget itu pulau bawah..

    BalasHapus
  2. Sepintas mirip makanan combro kalau untuk jakarta. Kalau untuk jawa, mungkin namanya gemblong, karena isinya juga hampir sama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener masbro, mirip sekali cuman beda isiannya aja, kalo combro pake sambal oncom, inimah pake abon yah

      Hapus
    2. iyo mas kayak combro tapi kalo luti gendang ini bahan buatnya semacam roti gitu

      Hapus
  3. itu pulau indah banget, apalagi berada disana aslinya waww
    luti gendang seperti comro ya kl di sunda.. bedanya mungkin kl comro dari ketela

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener sekali mas aldhi, tapi kalo menurut lidah saya sih lebih enak luti gendang, haha

      Hapus
  4. Namanya lucu ya luti..minta lutinya dunk.😁.. Btw keren gbr ft nya..

    BalasHapus
  5. Pertama kali dengar makanan seperti ini jadi ingin coba deh

    BalasHapus
  6. Ingin sekali mencicipi makanan ini

    BalasHapus
  7. Kakak Abeng, ini Kepulauan Anambas-nya luar biasa ausam yaaaaa, bikin pengen terjun ke laptop hahaha. Dan soal luti gendang, memang perlu masyarakat adat dalam lembaga masyarakat adat melakukan sebuah (semacam) perlawanan karena ciri khas/keunikan daerah termasuk kuliner harus dijaga dan dilestarikan. Syukurlah ada yang memprotes soal luti gendang diklaim menjadi makanan khas Batam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ausam banget mbah tuteh, hehe. mba harus mengagendakan traveling ke anambas + natuna

      Hapus
    2. Insha Allah Kak Abeng, itu memang impian saya (dan mungkin semua orang yang doyan traveling), tapi harus banyak yang dipersiapkan hahahaha. Makasih Kakak.

      Hapus
  8. wadadidawww bolehlah di bungkus bawa pulang oleh-olehnya mas bro
    hahaha

    BalasHapus
  9. Semoga bisa mengunjungi anambas mas.. Oiya mas, untuk isian Luti Gendang, isian apa yang paling enak mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo menurutku sih isian abon daging mas, bersatu padu dengan rotinya.

      Hapus
    2. Sip.. Kalau ada rejeki, saya ingin mencobanya juga mas..

      Hapus
  10. Luti ini mirip dengan lemper, bedanya kalo luti ini di goreng atau di oven ya mas, kalo lemper di kukus.. isi yang sama yaitu abon, tapi belum ada lemper isi keju atau cokelat...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, lemper jangan di kasih cokjlat la mass, nanti rasanya jadi nganuu,

      Hapus
  11. Aamiin. Semoga agan bisa kesana dan ane juga bisa kesana :)

    BalasHapus
  12. Maka dari itu, saya akan mengaminkan juga untuk saya sendiri agar bisa ke Kepulauan Anambas ahaha
    Btw kasus klaim mengklaim makanan nggk cuma dari lingkup antar negara ya, misalnya malaysia yg sempat mengklaim rendang, tp antar daerah di Indonesia sendiri juga pernah terjadi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha. yuk lah kapan2 ngetrip bareng mas irsyad. iya di jawa juga masih jadi perdebatan kalau gudeg itu asli solo atau asli jogja, haha

      Hapus
  13. Usai baca paragraf terakhir, saya ikut mengaminkan, kok. Semoga bisa ke Kepulauan Anambas, sayang jika tempat seindah itu tidak bisa dijelajahi karena dekatan dengan tembang Abang. Semoga dilancarkan rezeki dan kesehatan agar bisa mengunjunginya, ya. Aamiin.
    Oh ya, saya juga pernah makan roti isi abon di sini dan di Bandung namun belum bernah yang isian ikan. Pengen banget ngerasain gimana luti kendang itu, ha ha.
    Saya suka ikan, kalau berpadu dengan roti dan sudah dibumbui rasanya pasti mantap. Apalagi jika ada pedasnya, ehm.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya Allah, makasih mbak rohyati is the best, hehe. iyo mbak, paduan ikan + roti itu sebenarnya mantap sekali apa lagi kalau sausnya juga pas, beuh, bisa nambah berporsi porsii.

      Hapus
  14. Salah nich bawa artikel tentang luti gendanv pagi pagi, bikin ngiler dan ngecesssss......

    BalasHapus
  15. Emang luti gendang ini khasnya Anambas bukan Batam! Betul ituu..

    Di Pekanbaru, ada temen juga yang asli dari anambas jual luti gendang.. Maknyoss..

    Tapi dulunya saya pikir gendang ini karena diambil dari kata 'rendang', dulu kan orang melayu ga bisa ngomong 'r' jadi diganti 'ghe'.. Jadi rendang jadi gendang wkwkwkw..

    Terima kasih infonya mas!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. ehh jangan2 di pekanbaru luti gendangnya isi rendang yaa? haha

      Hapus
  16. Saya aamiinkan bang. Makanan pun mengikuti perkembangan zaman ya, sekarang isinya sudah bervariasi, mulai dari keju, green tea, kalo bisa tambahin isi kornet biar lebih makjoos.. Keliatannya sedap betul itu Luti Gendang, bolehlah bawa ke Depok.... Baru tau kalo Batam itu gak punya ciri khas makanannya, mungkin karena kebanyakan masyarakatnya campur aduk, cuma mampir doang kali ya, hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. amiinn, makasih bang hendra. wah boleh tuh , di depok udah ada luti gendang belum mas? kalau belum bisa buat bisnis lohh, saya yakin laris manis, soalnya rotinya tuh enakkkk.

      Hapus
  17. waaah jd ini dr anambas toh? aku prnh dibawain luti gendang ini, ama abang ipar, tp pas di ke batam. jd aku kirain oleh2 khas batam mas :D. baru tau kalo asliny dr anambas.

    tp rasanya memang enaaak! aku sih dr dulu slalu suka kue2 yg isinya ikan ato abon gini. lbh gurih soalnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kebanyakan memang pada ngiranya ini makanan khas batam mba, padahal aslinya anmbas. samaa saya juga lebih suka yang isi2an abon atau daging2an, lebih mantepp, berasa makan - bukan nyemil, hehe.

      Hapus
  18. Ditempat saya juga ada mas, cuma nama dan isiannya saja yang sedikit berbeda.

    BalasHapus
  19. Wah bagus banget nih tempatnya. Keren abis. Terima kasih informasinya

    BalasHapus

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib