Full width home advertisement

Jurnal Perjalanan

Opini

Post Page Advertisement [Top]

bagaiamana cara melakukan teknik pomodoro?

"Klunting" bunyi notifikasi email kali ini menarik perhatian saya. Email tersebut merupakan email langganan dari blog Vincent Carlos (seorang pembaca buku, ya, pembaca buku) mengenai Teknik Pomodoro, solusi untuk yang suka menunda pekerjaan.

Menurut saya Teknik Pomodoro ini menarik dan bermanfaat, jadi akan coba saya share di artikel kali ini supaya kita semua bisa belajar tentang manajemen waktu agar hasil yang didapatkan lebih maksimal menggunakan Teknik Pomodoro.

P-O-M-O-D-O-R-O yah bukan Podomoro, kalau itu mah nama warung makan.

...


Jadi, pernahkah kamu duduk di depan laptop, niatnya sih mau ngerjain laporan. Menit demi menit, jam demi jam berlalu namun laporan cuma baru dikerjakan setengah halaman saja. Terkadang disitu kita nyesek, tadi itu ngapain aja coba?

Seorang pebisnis dan juga penulis, Fransesco Cirillo mengalami kejadian yang serupa dengan contoh di atas. Untungnya dia menemukan sebuah solusi.

Apa solusinya? Sebuah tomat! lebih tepatnya timer masak berbentuk tomat seperti gambar di bawah ini.

Timer masak berbentuk tomat yang identik dengan teknik Pomodoro

Dalam bukunya "The Pomodoro Technique", Cirillo menjelaskan bahwa saat dia dihadapkan pada banyak tugas, dia akan menggunakan timer masaknya yang berbentuk tomat itu untuk membagi-bagi waktu agar lebih mudah di atur.

Dia membaginya menjadi beberapa interval 25 menit yang dipisahkan oleh jeda selama 5 menit.

Pembagian interval waktu 25 menitan inilah yang kemudian disebut dengan "pomodoro".

Apa sih artinya pomodoro? Pomodoro adalah bahasa italianya tomat. Ya kalau di Indonesiakan jadi "Teknik Tomat", keren ya? tomat aja punya teknik, masa kamu nggak.

Daripada menunda-nunda pekerjaannya, Cirillo menemukan bahwa metode ini ternyata membuatnya lebih fokus dan tetap segar sepanjang hari, yang membuatnya mampu menyelesaikan tugas lebih cepat tanpa kelebihan beban pikiran alias stress.

Cara Melakukan Teknik Pomodoro
Ini warung podomoro bukan pomodoro
Sekali lagi, bukan PODOMORO ya gaes, tapi POMODORO!
Sejak ditemukannya metode ini, Teknik Pomodoro telah membantu banyak pemalas dan penunda pekerjaan dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka. Tidak hanya menyelesaikan, tetapi juga membuat mereka lebih enjoy dalam mengerjakannya.

Ingin mencobanya? Mudah banget kok, begini cara melakukan Teknik Pomodoro:

  1. Pilih tugas yang ingin kamu kerjakan. (Misalnya menulis artikel, membaca buku, mengerjakan laporan, belajar untuk ujian, dll)
  2. Kemudian set timer selama 25 menit dan gunakan waktu ini untuk fokus pada pekerjaanmu itu. (Oiya, timernya nggak harus berbentuk tomat kok, pakai timer handphone juga boleh)
  3. Saat timer berbunyi, berhentilah mengerjakan dan ambil waktu 5 menit untuk istirahat dan relax. Bisa dengan sekedar minum segelas air putih atau bergerak sebentar biar otot tidak kaku. (Pokoknya waktu 5 menit ini hanya boleh untuk istirahat, tidak boleh kepikiran kerja.)
  4. Setelah kembali segar, ulangi metode pomodoro tadi dengan bekerja selama 25 menit diselingi 5 menit istirahat.
  5. Setelah melakukan 4 kali siklus Pomodoro, yang berarti 2 jam, kamu bisa beristirahat agak lama yaitu sekitar 15-30 menit. 

Ulangi Teknik Pomodoro ini sampai tugasmu selesai, atau jam istirahat / pulang sudah berdering dan kamu akan terkejut betapa banyak tugas yang telah kamu selesaikan.
Infografik Cara Melakukan Teknik Pomodoro
Silahkan di save infografik Teknik Podomoro-nya biar nggak lupa.

Kok Bisa Sih?

Metode ini bekerja karena saat kita memecah-mecah tugas yang besar menjadi lebih kecil maka pikiran kita akan mampu lebih fokus pada hal yang kecil tersebut dan tidak terintimidasi dengan tugas yang besar.  Sementara istirahat 5 menit membuat pikiran kita tidak mudah capek dan terjaga kesegarannya sepanjang hari (kayak iklan sabun cuci dah).

Untuk alasan inilah, Teknik Pomodoro mungkin merupakan teknik manajemen waktu yang paling simple dan paling mudah untuk dilakukan.
...

Gimana menurut pembaca? tertarik untuk mencoba teknik ini? kalau saya sih sudah menerapkannya dan hasilnya? MEMUASKAN!
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

17 komentar:

  1. makasih sharingnya bermanfaat

    BalasHapus
  2. Coba ah teknik pomodoronya.. Siapa tauk mmg bs mbagi waktu dgn baik. Thx sharingnya ms Abeng Sagara

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dicoba aja mbak, bisa pas lagi nulis blog, sama sama mbak

      Hapus
  3. Coba ah teknik pomodoronya.. Siapa tauk mmg bs mbagi waktu dgn baik. Thx sharingnya ms Abeng Sagara

    BalasHapus
  4. Menarik untuk dicoba nih. Thanks ya...
    Sepertinya aku paham, jadi badan kita seperti nggak ngoyo untuk ngerjain sesuatu yang akhirnya jdi bosan dan bikin males ngelanjutin. Jadi g semangat. Nunda-nunda deh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup, wajib dicoba mba. Iya itu lah gunanya jeda tiap 5 menit biar pikiran selalu fresh.

      Hapus
  5. Menarik!

    Wah jadi pengen mempraktekkan langsung nih
    Soalnya aku tipe orang yang sering salah fokus kalau kerja
    dan ngak ada yang selesai akhirnya haaha

    BalasHapus
  6. Bisa dicoba nih.. Soalnya saya saya paling sering ga fokus atau malah autofokus yang lain. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. autofokus mantengin instagram sama youtube ya mas, haha

      Hapus
  7. saya termasuk orang yang suka menunda pekerjaan cocok banget nyoba teknik ini

    BalasHapus
  8. Makasih sharingnya kaaak..
    Aku juga ada solusi bagus nih biar produktif, pake aplikasi smartphone namanya Microsoft to-do.

    Kapan kapan aku jadikan materi deh, hehe
    -Fajarwalker.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. oke ditunggu artikelnya masss, jadi penasaran nih

      Hapus
  9. Gw sering di tengah-tengah kerja rehat sejenak biar gak terlalu saklek. Tapi gak tau kalo itu namanya sebuah teknik podomoro. Gw kira lu nulis podomoro mau review apartemennya podomoro group, wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa kerja jangan di panjer teruss, harus ada rehatnya bentar mas biar tetap segarr

      Hapus

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib